METRUM
Jelajah Komunitas

RS Muhammadiyah Bandung Selatan Tambah Kebutuhan Tempat Rawat di Kabupaten Bandung

KABUPATEN BANDUNG (METRUM) – Bertambah lagi satu rumah sakit di Kabupaten Bandung. Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung Selatan (RSMBS) diresmikan Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haidar Nashir, Kamis (3/11/2022).

Peresmian Rumah Sakit Muhammadiyah RSMBS dengan nama gedung H. Rafli Munaf RSMBS dan Masjid Nyi Ayu Rina Adjrijanti RSMBS diantaranya disaksikan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

RSMBS terletak di Jl. Raya Laswi Desa Ciheulang Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung. Direktur RSMBS, dr. Ade Lesmana mengungkapkan keberadaan rumah sakit tersebut bisa membantu pelayanan kesehatan bagi masyarakat di kawasan Bandung Selatan, yang saat ini kekurangan kurang lebih seribu tempat tidur untuk melayani warga Kabupaten Bandung.

“Berdasarkan survey sebelumnya dan keterangan langsung dari Bupati Bandung Pak Dadang Supriatna  Kabupaten Bandung memerlukan tambahan seribu tempat tidur untuk rawat inap,” ujar Ade.

Ade menargetkan RSMBS bisa mulai beroperasi awal tahun 2023 mendatang setelah izin operasionalnya keluar.  

“Setelah peresmian gedung ini tentu kita bersiap untuk ijin rumah sakitnya keluar. Ditargetkan pada tahun 2023 kami sudah bisa melayani masyarakat,” ungkapnya.

Rumah sakit yang berdiri di atas lahan 1,1 hektar ini dibangun dengan konsep atau arsitektur modern dan ramah lingkungan, bangunan setinggi 4 lantai ini nantinya memiliki 21 kamar rawat, dengan 58 tempat tidur rawat kemudian ada juga masjid dua lantai dan berbagai layanan umum dan spesialis dari Unit Gawat Darurat hingga operasi.

RS dengan kategori type D tersebut rencananya juga akan bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, sehingga peserta BPJS Kesehatan di Kabupaten Bandung memiliki tambahan pilihan layanan kesehatan.

“Tentu saja dengan pertimbangan pelayanan, kita akan kerjasama dengan BPJS Kesehatan agar semua lapisan masyarakat bisa terlayani di sini,” kata Ade.

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam sambutan testimoninya mengapresiasi berdirinya RSMBS. Namun Ia berpesan agar RSMBS menomorsatukan hospitality, dan penggunaan teknologi.

“Percuma saja gedungnya megah, dokternya bagus, tetapi cara melayani pasien, buruk. Hospitality itu menurut Saya yang terpenting. Lalu penggunaan teknologi yang saat ini tidak bisa dielakkan lagi harus benar-benar dioptimalkan,” tegas Jusuf Kalla. (M1)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.

%d blogger menyukai ini: