METRUM
Jelajah Komunitas

Siapa Bakal Juara Tour de France Edisi 2022?

Pertarungan Sengit Terjadi antara Jonas Vingegaard vs Primoz Roglic

KEPASTIAN juara balap sepeda paling bergengsi Tour de France (TdF) Edisi ke-109/2022 akan ditentukan pada enam etape terakhir menuju finis di Paris pada Minggu (24/7/2022).

Kandidat teratas kejutan pemegang Maillot Jaune (kaus kuning) Jonas Vingegaard 25 tahun (Jumbo Visma/Denmark) unggul 2 menit 22 detik atas juara bertahan TdF 2 kali (2020, 2021) Tadej Pogacar 23 tahun(UAE Team Emirates/Slovenia). Hanya dua nama ini yang peluangnya paling besar menjadi juara umum TdF 2022.

Usai etape XV, Minggu (17/7/2022), peserta mendapat Istirahat sehari pada Senin (18/7/2022) di Carcassonne. Ini menjadi momen krusial untuk pemulihan fisik dan kesiapan mental semua tim peserta menghadapi enam etape terakhir TdF menuju finis akhir di Avenue Champs Elysees, Paris Minggu (24/7/2022).

Jonas Vingegaard (Jumbo Visma/Denmark) mengincar gelar juara Tour de France untuk pertama kalinya (Foto: Getty Images).*

Tentunya dengan masing masing target yang berbeda, ada tim yang yang belum kebagian menang, tentu akan berupaya meraih kemenangan etape demi reputasi timnya. Sementara untuk tim yang pembalapnya memegang kaus kebanggan di kategori Maillot Jaune (kaus kuning) klasemen umum, kaus hijau (king of sprint), kaus polka dot (king of mountain), kaus putih (klasemen U25) dan klasemen beregu. Tentu targetnya akan berupaya mempertahankan klasemen yang dikuasainya hingga mencapai Paris.

Khusus pada dua tim unggulan teratas untuk perebutan gelar juara umum klasemen Maillot Jaune (kaus kuning)menjadi momen untuk konsolidasi kekuatan tim untuk bisa menggapai gelar juara yang paling didambakan itu.

Kekuatan dua tim ini kini menjadi imbang 6:6 karena kedua tim sama kehilangan dua atletnya dari semula 8.

Jumbo Visma tak lagi didukung 2 andalan utama jago tanjakan Primoz Roglic dan Steven Kruijswijk karena cedera, sedangkan UAE Team Emirates juga kehilangan dua atletnya karena positif Covid-19, George Bennett (Selandia Baru) dan Vegard Laengen (Denmark).

Dengan kekuatan sama 6 pembalap, persaingan akan berimbang. Tim Jumbo Visma untuk mendukung Jonas memiliki jago tanjakan Sepp Kuss (AS) serta atlet serba bisa Wout Van Aert (Belgia) pemegang kaus hijau (king of sprint), Christophe Laporte (Prancis), Tiesj Benoot (Belgia) dan Nathan Van Hooydonck (Belgia).

Sedangakan kubu UAE Team Emirates untuk mendukung Primoz Roglic mengandalkan, jago tanjakan Rafal Majka (Polandia), Marc Soler (Spanyol), Mikel Bjorg  (Denmark), Marc Hirshi (Swiss) dan Brandon McNulty (AS).

Kekuatan dua tim ini yang hampir berimbang juga tidak jadi penentu hasil akhir di Paris nanti karena baik Primoz Roglic maupun Jonas Vingegaard punya kemampuan solid di tanjakan yang akan bisa menentukan sendiri siapa yang paling berhak menyandang gelar juara TdF 2022.

Keuntungan bagi Jonas adalah atlet Denmark ini unggul 2 menit 22 detik atas Pogacar. Sehingga di 3 etape tanjakan pegunungan Pyrenees, Pogacar sebagai runner up harus terus menyerang untuk bisa mengalahkan Jonas, sedangkan Jonas pemegang kaus kuning cukup bertahan menunggu aksi Pogacar melakukan serangan break away untuk bisa memangkas keunggulan waktunya Jonas.

Tadej Pogacar (UAE Team Emirates/Slovenia) Juara 2 kali Tour de France berupaya meraih gelar untuk ketiga kalinya (Foto: Getty Images).*

Pogacar juga punya peluang mengurangi defisit waktunya pada etape XX nomor ITT 40 km Sabtu (23/7/2022) di Lacapelle-Marival. Di nomor Ujian Kecepatan perorangan (ITT). Akan ketat dan tidak mudah bagi Pogacar karena Jonas punya kemampuan ITT yang hampir setara.

Beberapa unggulan lainnya untuk bisa bersaing dengan Jonas Vingegaard, peluangnya kecil karena kemampuan di bawah Jonas dan tidak punya karakter menyerang, lebih banyak menunggu, tapi peluang tebuka andaikan terjadi hal di luar dugaan.

Pemegang klasemen hingga etape XV:

  • Kaus Kuning (Klasemen umum): Jonas Vingegaard (Jumbo Visma/Denmark)
  • Kaus Putih (Klasemen U25): Tadej Pogacar  (UAE Team Emirates)
  • Kaus Hijau (king of sprint): Wout Van Aert (Jumbo Visma/Belgia)
  • Kaus Polka Dot (king of mountain): Simon Geschke (Cofidis/Jerman)
  • Beregu (Tim): Ineos Grenadiers (Inggris).

Yang memiliki peluang untuk bisa meningkatkan posisi klasemen saat ini, rangking ketiga Geraint Thomas (Ineos /Inggris) +2 menit 43 detik, keempat Romain Bardet (DSM/Prancis) +3 menit 1 detik, kelima Adam Yates (Ineos/Inggris) + 4 menit 6 detik dan kelima Nairo Quintana (Arkea/Klolombia) + 4 menit 15 detik. (M1)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.

%d blogger menyukai ini: