METRUM
Jelajah Komunitas

Sigrid Haugset Pecahkan Rekor Solo Break 85 Km, Rebut Kaus Kuning Tour de France Putri 2026

PEMBALAP putri Norwegia, Sigrid Haugset, menciptakan sensasi terbesar pada Etape III Tour de France Femmes 2026. Pebalap tim Uno X Mobility itu sukses memenangi etape setelah melakukan solo break sejauh 85 kilometer, sebuah aksi yang disebut sebagai rekor serangan tunggal terjauh dalam sejarah Tour de France Putri. Kemenangan tersebut sekaligus mengantarkannya merebut kaus kuning pemimpin klasemen umum dari tangan sprinter Belanda, Lorena Wiebes.

Haugset tampil impresif di etape sepanjang 156 kilometer yang membentang dari Jenewa, Swiss, menuju Poligny, Prancis, melintasi medan berbukit khas Pegunungan Jura. Ia melintasi garis finis sendirian dengan catatan waktu 4 jam 5 menit 59 detik, unggul 1 menit 24 detik atas Lotte Kopecky (SD Worx) di posisi kedua, sementara Marianne Vos (Visma Lease a Bike) finis ketiga dengan selisih 2 menit 48 detik.

Sebaliknya, Lorena Wiebes yang sebelumnya mendominasi dua etape pembuka gagal mempertahankan performanya di lintasan pegunungan. Sprinter andalan SD Worx itu hanya mampu finis di urutan ke-80 dengan selisih lebih dari 20 menit, sehingga terlempar ke posisi ke-67 klasemen umum.

Usai finis, Haugset mengaku sempat meragukan keputusan untuk melancarkan serangan tunggal dari jarak yang sangat jauh. Namun keyakinan terhadap kemampuannya membuat pembalap berusia 27 tahun itu memilih mengambil risiko.

“Saya tadinya berpikir apa yang akan saya lakukan ini, solo break dengan jarak amat jauh, adalah hal yang tak mungkin. Tapi determinasi yang kuat membuat saya memutuskan melakukannya di Etape III ini. Upaya yang gila, tetapi saya lakukan dengan percaya diri karena yakin memiliki kekuatan untuk mencobanya,” ujar Haugset.

Strategi berani tersebut terbukti membuahkan hasil. Selain meraih kemenangan etape, Haugset juga mengukir sejarah bagi balap sepeda Norwegia dengan mengenakan kaus kuning di ajang paling bergengsi dunia.

BACA JUGA:  Tour de France ke-111/2024: Philipsen Cetak Hattrick, Etape XVI Kesempatan Terakhir Sprinter
Peloton peserta Tour de France Putri 2026 melaju pada Etape III Tour de France 2026 dari Jenewa (Swiss) ke Poligny (Prancis). (Foto: Getty Images).*

“Terbukti saya berhasil, sungguh luar biasa. Kaus kuning yang saya raih ini menjadi momen kebangkitan atlet Norwegia yang kini harus diperhitungkan di dunia balap sepeda. Pada Tour de France putra Juli lalu, atlet Norwegia Soren Waerenskjold dari tim Uno X Mobility juga sempat memakai kaus kuning meski hanya sehari,” katanya.

Meski kini memimpin klasemen umum, Haugset menyadari tantangan berat masih menantinya, terutama pada etape individual time trial dan etape pegunungan berikutnya yang dipenuhi para spesialis tanjakan.

“Berapa lama saya akan memakai kaus kuning ini? Saya berharap bisa mempertahankannya setidaknya sampai etape time trial. Setelah itu saya ingin menguji kemampuan bersaing dengan para unggulan, terutama juara bertahan Pauline Ferrand-Prévot dan Demi Vollering,” ujarnya.

Berkat kemenangan tersebut, Haugset kini memimpin klasemen umum dengan waktu 11 jam 17 menit 56 detik. Di belakangnya terdapat Kim Le Court (AG Insurance-Soudal) yang tertinggal 2 menit 2 detik, disusul Demi Vollering (FDJ-Suez) dengan selisih 2 menit 6 detik. Juara bertahan Pauline Ferrand-Prévot berada di posisi ke-10 dengan defisit 2 menit 10 detik. (M1-BK)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.