METRUM
Jelajah Komunitas

Threeple-C, Mengayuh Jauh Peduli Sesama

CIMAHI Cycling Community atau Threeple-C merupakan komunitas pesepeda tertua dan terbesar di Kota Cimahi yang berdiri sejak tahun 2008. Meski anggota komunitas ini didominasi pegiat sepeda berumur separuh baya, namun jangan salah, mereka terbilang jago nanjak, mudun, dan ngaprak dalam bersepeda. Oleh karena itu, Threeple-C kerap disebut para pesepeda “gila”.

Tempat berkumpul Threeple-C di sebuah rumah dengan posisi strategis di pinggir jalan raya utama Kota Cimahi, yaitu Jalan Amir Mahmud yang merupakan akses utama jalan dari dan menuju daerah-daerah lainnya di Jawa Barat. Seiring berjalannya waktu dan dinamika komunitas yang terjadi, lumrah dalam sebuah komunitas bahwa setelah beberapa tahun padat dengan kegiatan, Threeple-C pun sempat mengalami penurunan intensitasnya.

(Dok. Threeple-C).*

Ngagowes Peduli

Memasuki usianya yang ke-12 pada tahun 2020 ini, Threeple-C membangkitkan kembali semangat berkegiatan. Terpicu oleh euforia bersepeda yang terjadi di masyarakat saat adaptasi kebiasaan baru covid-19 dengan menggelar kegiatan bersepeda sambil melakukan aksi dukungan dan kampanye sosial operasi bibir sumbing dan langit-langit.

(Dok. Threeple-C).*

Kegiatan yang diberi nama “Ngagowes Peduli” ini didukung oleh Smile Train Indonesia dan Rumah Sakit (RS) Dadi Keluarga & Torch. Dilakukan oleh 23 anggota komunitas Threeple-C full bersepeda diiring satu buah kendaraan logistik.

(Dok. Threeple-C).*

Kegiatan dikemas dengan melakukan bersepeda jarak jauh yang terbagi dalam beberapa hari trip perjalanan. Touring dilaksanakan dari tanggal 20 sampai dengan tanggal 22 Agustus 2020.

Hari Pertama, Kota Cimahi – Singaparna (Tasikmalaya),
Etape ditempuh dengan jarak  119  kilometer melalui Cimahi – Bandung –Cileunyi – Cicalengka – Nagreg – Garut – Singaparna Tasikmalaya. Berangkat pukul 6.30 WIB, istirahat siang di Babakan Tarogong, Garut, mengunjungi Kampung Naga, Salawu, Tasikmalaya dan tiba pada pukul 17.00 di tempat finish untuk istirahat bermalam di rumah salah satu anggota Threeple-C.

Hari Kedua, Singaparna – Ciamis

Etape kedua ditempuh dengan jarak 46 Kilometer, melalui daerah – daerah kecil Singaparna – Pasir Salam – Singasari – Cikunir – Cipari – Taguraja – Sambongjaya – Kersanegara – Sukaasih – Awipari – Panyingkiran. Di beberapa lokasi anggota Threeple-C beristirahat sejenak sambil foto bersama, salah-satunya adalah di tempat yang cukup hit, yaitu jembatan kereta api Cirahong. Mereka berangkat pukul 6.30 dan tiba di lokasi tujuan pada pukul 9.00 WIB.

Jembatan Cirahong, Ciamis (Dok. Threeple-C).*

Di tempat ini mereka melakukan silaturahmi, ceremoni, kampanye dan gowes bersama keluarga dan tim RS Dadi Keluarga dengan menggandeng ISSI Kabupaten Ciamis sebagai leading jalur bersepeda yang dilalui seputar kota sambil berkampanye kepada masyarakat bahwa penyakit bibir sumbing dan langit-langit bukan merupakan penyakit menular dan bukan aib serta bisa diperbaiki dengan jalan operasi.

(Dok. Threeple-C).*

Selama dalam perjalanan relatif cukup aman, nyaman, dan lancar. Apalagi cuaca bersahabat, sehingga membuat aura semangat bersepeda semakin tinggi. Meskipun sempat terkendala ada peserta yang mengalami ban sepeda bocor tak membuat peserta lain surut semangatnya, apalagi di antara mereka ada mekanik andalan yang ikut bersama dan dengan cekatan bisa mengatasinya persoalan sepeda.

“Sungguh, ini kegiatan perjalanan bersepeda yang luar biasa dan bermakna bagi kami. Semua peserta bahagia dan menikmatinya,” ujar salah satu peserta yang akrab disapa Mbob Yana.

(Dok. Threeple-C).*

Kegiatan yang digelar Threeple-C tersebut, selain ingin menggairahkan kembali kegiatan bersepeda, juga berharap bisa menepis berita-berita miring tentang pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan pesepeda akhir-akhir ini, saat trend gowes meningkat pada masa pembatasan sosial dilonggarkan, terutama dari kalangan pesepeda baru (newbie). Mereka ingin menunjukan bahwa banyak hal positif yang bisa dilakukan oleh pesepeda, bahwa bersepeda tak sekedar mengayuh. Salam boseh dan go green! (Cuham, bersepeda itu Baik)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.

%d blogger menyukai ini: