METRUM
Jelajah Komunitas

Usung Kampanye #SemuaBerhakDidengar, Seven Seventy Rilis “Siapa Mau Merasa Disingkirkan Lagi?”

MALANG (METRUM) – Setelah tiga tahun vakum pascarelisan “El Pollo Loco”, unit alternative rock asal Malang, Seven Seventy, resmi mengakhiri masa hiatus lewat single terbaru bertajuk “Siapa Mau Merasa Disingkirkan Lagi?”. Karya ini menjadi pembuka jalan menuju album baru mereka yang mengusung kampanye sosial #SemuaBerhakDidengar.

Berbeda dari rilisan sebelumnya yang didominasi tema romansa personal, lagu terbaru ini menyoroti ketidakadilan, tekanan kekuasaan, hingga isu penindasan. Dibalut distorsi gitar yang pekat, ritme menghentak, dan vokal bertenaga, Seven Seventy mengeksplorasi ranah alternative rock yang lebih fresh dan matang.

Penggunaan bahasa Indonesia dipilih secara sengaja untuk memperkuat penyampaian pesan agar terasa lebih jujur dan dekat dengan realitas masyarakat. Band yang terinspirasi dari Paramore hingga Perunggu ini memosisikan karya terbaru mereka bukan sekadar hiburan, melainkan sebuah seruan bagi mereka yang pernah tersingkir dan dibungkam.

Didukung formasi solid yang digawangi Dimas (vokal/gitar), Anggoro (vokal/gitar), Danang (gitar), Reza (bass), dan Daniel (drum), Seven Seventy lewat lini manajemennya menegaskan bahwa masa jeda tiga tahun mereka dimanfaatkan secara produktif untuk merancang materi dan arah bermusik yang baru.

Single “Siapa Mau Merasa Disingkirkan Lagi?” kini sudah dapat didengarkan di berbagai platform streaming musik digital.

Sepak Terjang Seven Seventy di Skena Musik Independen

Dibentuk pada Agustus 2021, unit alternative rock asal Malang, Seven Seventy, terus mengukuhkan taji mereka di industri musik independen. Nama “Seven Seventy” diadaptasi dari filosofi kode angka 770 yang bermakna “mencium-mu”, sebuah identitas unik yang konsisten melekat pada perjalanan karier mereka.

Band ini digawangi oleh formasi lima personel: Dimas (vokal/gitar), Anggoro (vokal/gitar), Danang (gitar), Reza (bass), dan Daniel (drum). Komposisi ini sukses melahirkan karakter musik yang dinamis dan sarat eksplorasi.

BACA JUGA:  Tips Memotret Model

Sejak awal kemunculannya, Seven Seventy aktif menggetarkan panggung gigs lokal hingga gelaran kampus, seperti Indie Gigs 2021, GKM 2022, hingga Swara Segara 2022. Tahun 2022 menjadi titik balik kesibukan mereka lewat peluncuran single perdana “Let Me”, yang disusul oleh perilisan mini album (EP) Fala Amo, serta single “El Pollo Loco” pada 2023.

Usai melintasi berbagai panggung dari periode 2021 hingga 2024, Seven Seventy kini kembali membawa amunisi anyar. Lewat single terbarunya, mereka menyajikan pendekatan musikal yang lebih segar sebagai penanda evolusi kedewasaan bermusik mereka. (M1)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.