2014, Tahun Kebangkitan Gerakan Bike to Campus (B2C) Bandung
Gerakan Bersepeda di Kota Bandung dari Masa ke Masa (bagian 6)
SETELAH kembali dihidupkan pada Juli 2013, komunitas Bike to Campus (B2C) Bandung menunjukkan geliat yang semakin kuat. Dengan kepengurusan dan semangat baru, komunitas ini aktif menggelar berbagai kegiatan sekaligus memperluas kolaborasi. Penulis yang selama ini dianggap sebagai pembina pun hampir selalu hadir dalam berbagai aktivitas yang mereka jalankan.
Memasuki tahun 2014, semangat B2C semakin menyala. Keanggotaan komunitas ini bertambah dengan hadirnya mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi seperti Unikom, Piksi Ganesha, Polman, STAN, Unpas, UPI, Telkom University, ITB, Unipi, hingga Polban. Bertambahnya anggota membuat B2C menjadi salah satu komunitas pesepeda paling aktif di Bandung saat itu. Sepanjang tahun mereka hadir di banyak kegiatan, baik sebagai peserta, kolaborator, pelaksana, maupun penyelenggara. Bahkan seorang pesepeda muda yang masih duduk di bangku SMA juga ikut terlibat aktif dalam tim pelaksana kegiatan.
Memasuki Januari, sejumlah pengurus B2C yang juga menjadi relawan Earth Hour (EH) Bandung bersama Forum Komunitas Bandung Raya (FBR) 2013 terlibat dalam kegiatan Panda Flashmob serta aksi bersih-bersih Taman Balai Kota. Selain itu, mereka turut berpartisipasi dalam edisi perdana Boseh to Graphy (B2G) bertema Taman Kota yang digagas Back to Boseh (B2B) PR Minggu. Beberapa anggota B2C bahkan turut menjadi kontributor tulisan yang dimuat di halaman komunitas tersebut.
Aktivitas B2C berlanjut dengan menghadiri acara Bike Sundai Federal Bandung Indonesia (FBI) di posko FBI Jalan Merdeka. Kegiatan tersebut diisi dengan silaturahmi, bazar, pameran sepeda Federal, hingga pembagian hadiah dalam rangka ulang tahun ke-6 MTB Federal Indonesia (MTBFI). Setelah itu, sebagian anggota melanjutkan perjalanan menuju Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) di Jalan Gatot Subroto untuk mengikuti workshop fotografi yang digelar Kelompok Pengendara Sepeda (KPS) Unjani.
B2C juga sempat tampil sebagai narasumber dalam talk show di MQTV Gerlong Girang melalui program Tepas Wangkong yang membahas misi gerakan Greeners Cycle Monsters (GCM). Pada hari yang sama, dari siang hingga sore hari mereka menghadiri Gathering Pesepeda Bandung Raya di Serela Hotel Jalan Martadinata/Purnawarman yang membahas rencana kegiatan Kagum Charity Night oleh Kagum Group. Malam harinya, mereka kembali bergerak menghadiri peluncuran Bumi Panda (Bupan) WWF Indonesia di Jalan Geusan Ulun.
Masih atas nama gerakan GCM, B2C ikut ambil bagian dalam kegiatan bersepeda bertajuk Gobar Diversity University #SaveSituLembang di kawasan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat yang digagas Komunitas Go-West Bandung (KGB) Jawa Barat. Rangkaian aktivitas Januari ditutup dengan kolaborasi dalam kegiatan Indonesia Critical Mass (ICM) Bandung edisi Imlek yang kala itu diikuti ratusan pesepeda sehingga menjadi salah satu edisi paling meriah.
Memasuki Februari, B2C mengawali bulan dengan perjalanan sepeda jarak jauh dari Bandung menuju Purwakarta sambil membawa misi kampanye GCM dalam kegiatan bike camping Federalist Bandung dan Jakarta di Jatiluhur.
Pada minggu kedua dan ketiga Februari, bersama FBR 2013 mereka terlibat dalam gerakan Bike to Park Earth Hour Bandung di Taman Cibeunying serta kegiatan gowes bersama menuju Grand Opening Outlive International Outdoor Store di Jalan Setiabudi.
Selanjutnya, B2C juga menggelar gowes keliling kota untuk mendampingi seorang pesepeda senior asal Jambi. Mereka turut hadir dalam diskusi Boseh to Graphy di Aula Pikiran Rakyat Jalan Asia Afrika, serta mengikuti konvoi sepeda memperingati HUT ke-9 PSBB di Museum Mandala Wangsit, Jalan Lembong.
Memasuki Maret, B2C ikut serta dalam kegiatan Switch Camp di Yogyakarta yang digelar Greeners.co. Selain itu mereka mengikuti gowes menuju kegiatan pelestarian hutan bersama Earth Hour Bandung di Gunung Kareumbi, Cicalengka, Kabupaten Bandung, serta terlibat dalam kegiatan Ngaprak Cikapundung. B2C juga menjadi bagian dari tim marshall dalam kegiatan NR Kagum Charity Night.
Saat sebagian relawan B2C fokus pada puncak acara seremonial Earth Hour Bandung, komunitas sepeda dari kalangan pendidik SMA Negeri 1 Bandung bernama Roda Angin menggelar gathering selama tiga hari di Ciwidey, Kabupaten Bandung. Penulis hadir sebagai tamu undangan dalam kegiatan tersebut.
Pada hari pertama kegiatan, peserta melakukan gowes bersama dari SMAN 1 Bandung di Jalan Juanda menuju lokasi acara, dilanjutkan dengan istirahat dan ramah tamah. Hari kedua diisi dengan kegiatan gowes menjelajah kebun teh bertajuk “Patengang Tea Bike”. Malam harinya digelar sesi testimoni, hiburan, serta pembagian hadiah. Pada hari terakhir, peserta kembali bersepeda menuju Bandung sambil singgah di perkebunan stroberi serta padepokan seni Sunda di Soreang.
Pada bulan April, B2C bersama FBR menjadi responden kuesioner penelitian transportasi publik yang dilakukan mahasiswa ITB yang sedang menempuh studi di Jepang. Mereka juga melakukan gowes bersama menuju peluncuran buku sejarah Indonesia Menggugat di Gedung Indonesia Menggugat serta mengikuti konvoi sepeda menuju pameran Bandung Baheula di Kota Baru Parahyangan, Padalarang.
Namun B2C tidak mengirim perwakilan dalam kegiatan sepeda jarak jauh Bandung–Cirebon yang mengusung kampanye Stop Perdagangan Manusia oleh P2TP2A Jawa Barat. Penulis tetap ikut serta, namun mewakili komunitas Sasusu.
Memasuki Mei, unit B2C di Unjani melalui Kelompok Pengendara Sepeda (KPS) menggelar kegiatan pembekalan anggota baru dengan materi tentang gerakan bersepeda, di mana penulis didaulat menjadi pemateri.
Tak lama kemudian, B2C juga menginisiasi kolaborasi dengan Outlive melalui kegiatan #yukgowes yang digelar setiap Sabtu pagi. Kegiatan ini mengajak pesepeda lintas komunitas menjelajahi berbagai jalur sepeda dan kawasan wisata alam di Bandung Raya, melengkapi kegiatan #yuklari yang lebih dulu digelar oleh Outlive.
Kegiatan #yukgowes perdana dilaksanakan pada Sabtu 10 Mei dengan rute dari Outlive Setiabudi menuju Dusun Bambu di Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, bersamaan dengan kegiatan #yuklari di lokasi yang sama.
Setiap pekan, Outlive juga menyediakan produk-produk outdoor berkualitas internasional yang dibagikan kepada tiga peserta beruntung dari kegiatan #yukgowes dan #yuklari.
Selain itu, B2C turut hadir dalam forum diskusi kelompok (FGD) mengenai Sungai Cikapundung bersama konsultan lingkungan asal Prancis yang digagas Komunitas Hijau Bandung (KHB). Mereka juga menggelar gowes silaturahmi sekaligus sharing bersama owner Speed Jersey di showroom SAB Industri, Jalan Tataman, Kota Cimahi. Bersama Bike to Work (B2W) Bandung, mereka juga mengadakan gowes malam dan kumpul komunitas di kawasan Gasibu.
Pada Sabtu pertama Juni, ketika B2C memandu peserta #yukgowes menuju Lembang, penulis mendampingi sejumlah pesepeda remaja yang datang dari kawasan Taman Pasupati dan Balubur menuju Outlive. Tujuannya untuk membangkitkan kembali komunitas Abg Asyik Bersepeda (ABASAH) yang sempat aktif pada 2011–2012.
Dalam kegiatan Run for Leukemia Bandung–Jakarta melalui jalur Puncak Bogor yang digagas komunitas pelari, tiga dari lima pesepeda yang bertugas sebagai marshall berasal dari B2C.
Meski tidak mengirim perwakilan dalam peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Jawa Barat di Gesat pada akhir Juni, B2C kembali aktif pada Juli dengan menghadiri rapat program KHB, kegiatan ngabuburide dan buka puasa bersama komunitas FBI di Cigadung 108, serta mengikuti FGD Hari Listrik mengenai PLTSA di Bumi Panda yang digagas Forum Bandung Juara Bersih Sampah.
Pada bulan Ramadan tersebut, B2C juga menggelar peringatan hari jadinya yang ke-4 pada 15 Juli di Taman Cikapayang. Acara yang didukung sejumlah korporasi dan dihadiri berbagai komunitas pesepeda Bandung Raya itu mengusung tema “Peduli dan Berbagi”.
Rangkaian kegiatan diisi dengan ngabuburide keliling kota, berbagi takjil, seremoni, testimoni komunitas, serta pembagian hadiah. Malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan gowes malam sambil membagikan nasi kotak untuk sahur yang ditutup dengan makan sahur bersama di Rumah Makan Bu Imas, Jalan Pungkur.
Sepekan kemudian, B2C kembali bergabung dengan Bike to Work Bandung dalam kegiatan gowes malam sambil berbagi sembako sebagai bagian dari semangat berbagi di bulan Ramadan.
Hayu #biketokamanawae. Untuk perjalanan pendek sekalipun, bersepeda tetap menjadi pilihan yang baik selama dilakukan dengan bijak, tertib, dan beretika. Karena pada akhirnya, bersepeda itu baik. Salam boseh dan go green! (Cucu Hambali, “Bersepeda itu Baik /Beib”, Spirit membangun budaya bersepeda).*** (Bersambung)
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.