METRUM
Jelajah Komunitas

Garut–Jakarta Makin Nyaman, KA Cikuray Hadir dengan Kereta Baru dan Tiket Ludes Terjual

KABUPATEN GARUT (METRUM) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi mengoperasikan rangkaian baru untuk KA Cikuray relasi Garut–Pasar Senen mulai Kamis (11/6/2026). Kehadiran armada baru yang terdiri atas Kereta Ekonomi Kerakyatan dan Kereta Khusus Petani-Pedagang langsung mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Pada perjalanan perdana, tingkat okupansi bahkan melampaui 100 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia.

Peluncuran rangkaian baru tersebut dilakukan langsung oleh Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha KAI, Rafli Yandra, bersama jajaran KAI Group. Acara turut dihadiri Plt. Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA), Aditya Karsa, serta Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin.

Tingginya minat masyarakat terlihat dari habisnya seluruh tiket yang tersedia pada perjalanan perdana. Kondisi ini menunjukkan bahwa KA Cikuray masih menjadi salah satu moda transportasi favorit masyarakat untuk perjalanan antara Garut dan Jakarta.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan penggantian rangkaian merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus menghadirkan perjalanan yang lebih nyaman dan aman bagi pelanggan.

“Antusiasme masyarakat terhadap rangkaian baru KA Cikuray sangat tinggi. Okupansi pada perjalanan perdana mencapai lebih dari 100 persen. Ini menjadi bukti bahwa KA Cikuray tetap dipercaya masyarakat sebagai sarana transportasi andalan dari Garut menuju Jakarta maupun sebaliknya,” ujarnya.

Dalam formasi terbaru, KA Cikuray mengoperasikan enam unit Kereta Ekonomi Kerakyatan yang masing-masing memiliki kapasitas 93 kursi, serta satu Kereta Khusus Petani-Pedagang dengan kapasitas 73 kursi. Secara keseluruhan, total kapasitas yang tersedia mencapai 631 tempat duduk.

Pada keberangkatan perdana dari Stasiun Garut, tercatat sebanyak 193 pelanggan naik menggunakan KA Cikuray. Sementara secara keseluruhan, jumlah penumpang yang diangkut dari seluruh wilayah operasional mencapai 667 orang.

BACA JUGA:  PT KAI Daop 2 Bandung Tutup 2 Titik Perlintasan Liar di Cileunyi dan Purwakarta

Sejak mulai beroperasi pada Maret 2022, KA Cikuray terus menunjukkan pertumbuhan positif. Hingga 11 Juni 2026, jumlah pelanggan yang menggunakan layanan ini dari wilayah Daop 2 Bandung telah menembus 1,13 juta penumpang.

Data KAI mencatat jumlah pengguna KA Cikuray mencapai 150.541 pelanggan pada 2022, meningkat menjadi 260.230 pelanggan pada 2023, kemudian naik lagi menjadi 291.226 pelanggan pada 2024. Pada 2025 jumlah penumpang mencapai 297.889 orang, sedangkan periode Januari hingga 11 Juni 2026 telah tercatat sebanyak 135.199 pelanggan.

Pertumbuhan serupa juga terlihat di Stasiun Garut. Sejak KA Cikuray beroperasi, jumlah pelanggan yang berangkat dari stasiun tersebut mencapai 410.216 orang, sementara jumlah penumpang yang turun tercatat sebanyak 324.803 orang.

Menurut Kuswardojo, capaian tersebut menunjukkan peran penting KA Cikuray dalam mendukung mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan sektor ekonomi dan pariwisata di Kabupaten Garut.

“KA Cikuray tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga memperkuat konektivitas antarwilayah, mendukung sektor wisata, dan memudahkan aktivitas masyarakat. Kami akan terus melakukan berbagai peningkatan layanan agar perjalanan pelanggan semakin aman, nyaman, dan berkesan,” katanya.

KAI Daop 2 Bandung juga mengimbau masyarakat untuk melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi KAI serta datang lebih awal ke stasiun agar proses keberangkatan dapat berjalan lancar sesuai jadwal yang tertera pada tiket. (M1)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.