Luncurkan Split Payment, Kang DS Wanti-wanti Bapenda: Inovasi Digital Harus Simpel, Jangan Bikin Ribet!
KABUPATEN BANDUNG (METRUM) – Bupati Bandung Dadang Supriatna mewanti-wanti Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) agar inovasi digitalisasi pajak benar-benar memberikan kemudahan bagi warga dan pelaku usaha, bukan malah menambah kerumitan birokrasi.
Pesan tegas tersebut disampaikan Kang DS saat menghadiri Ekspose Split Payment Bapenda di Ruang Rapat Bappeda Kabupaten Bandung, Selasa (1/9/2026).
“Jangan sampai sistem yang kita bangun justru menambah kerumitan. Sebaliknya, harus semakin mudah, cepat, jelas, dan memberikan kepastian bagi masyarakat maupun para pelaku usaha,” ujar Kang DS.
Sistem split payment yang dikembangkan bersama Bank BJB ini memanfaatkan alat perekam transaksi, Point of Sales (POS), serta integrasi QRIS. Melalui mekanisme ini, kewajiban pajak dapat langsung terpisah secara otomatis dari setiap transaksi yang tercatat secara digital.
Selain itu, skema ini dilengkapi dashboard monitoring real-time guna membantu Pemkab Bandung memantau potensi pendapatan daerah secara lebih tertib, transparan, dan akuntabel.
Kang DS menekankan agar penerapan split payment ini diimbangi dengan kesiapan infrastruktur, kapasitas SDM, integrasi lintas perangkat daerah, hingga sosialisasi yang masif ke publik demi mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bandung. (M1)***
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.