METRUM
Jelajah Komunitas

Universitas AS Batal Terima Mahasiswa yang Tulis Pernyataan Rasis di Medsos

SETELAH kematian warga kulit hitam George Flyod bulan lalu ketika ia ditahan polisi di Kota Minneapolis, sejumlah perguruan tinggi AS mendapat tekanan untuk bertindak karena adanya pesan-pesan yang bersifat rasis di media sosial. Pesan-pesan itu dipasang oleh calon mahasiswa, dilansir dari VOA.

Calon mahaiswa dari Kota Springfield, Ohio yang akan belajar di Xavier University, sebuah Lembaga Jesuit di Kota Cincinnati, dilaporkan mencuit bahwa “di Amerika orang boleh bersikap rasis asal tidak menjalankan tindakan yang rasis.”

Calon mahasiswa itu juga dilaporkan sering menggunakan kata “nigger” atau “negro” untuk menyebut warga kulit hitam dalam media sosialnya.

Seorang pejabat universitas mengatakan melalui Twitter bahwa Universitas Xavier, setelah mempelajari perkaranya, memutuskan untuk menarik tawarannya kepada calon mahasiswa tersebut.

Sementara itu, Universitas Marquette di Milwaukee, Wisconsin juga telah membatalkan penerimaan seorang mahasiswa setelah muncul cuitan dan tangkapan layar calon siswa itu di media sosial Snapchat.

Sejumlah perguruan tinggi lainnya, termasuk Universitas Delaware di Newark dan Universitas Temple di Philadelphia juga sedang mempertimbangkan tindakan yang sama setelah diberi tahu tentang adanya unggahan-unggahan bernada rasial dari calon mahasiswanya. (M1-VOA/ii/pp)***

komentar

BACA JUGA:  NOAH Remake Lagu Ikonik 'Bintang di Surga', Jefri Nichol dan Anya Geraldine Jadi Bintang Video Klip!

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.