Berapa Lama Durasi Makan yang Ideal Saat di Warung Makan?
MENTERI Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan kabar aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level empat lanjutan ini melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden pada (26/7/2021) lalu. Salah satu bahasannya yaitu mengenai penerapan makan di tempat yang menjadi perhatian warganet hingga kerap digunakan sebagai guyonan.
Dalam konferensi pers virtual Mendagri Tito Karnavian tersebut, warganet menyoroti pernyataan Tito soal pembatasan waktu makan di tempat selama 20 menit. Aturan tersebut masih mengizinkan sektor UMKM seperti warung makan, pedagang kaki lima, lapak jajanan dan sejenisnya untuk buka dengan protokol kesehatan sampai pukul 20.00 WIB.
“Jadi makan tanpa banyak bicara, dan kemudian 20 menit cukup, setelah itu berikan giliran pada anggota masyarakat lain. Ini para pelaku usaha tolong bisa memahami itu,” ungkap Tito.
Banyak akun media sosial yang berkomentar durasi makan 20 menit tersebut dianggap terlalu singkat dan risih jika harus diawasi oleh aparat. Belum lagi kreativitas warganet untuk menyikapi aturan itu dilakukan dengan berbagai cara, misalnya dibuat ke dalam sebuah meme.
Agar tak salah kaprah, sebenarnya berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk makan?

Menurut Ben Desbrow dari Griffth University kepada ABC News dikutip melalui Detik Health, butuh waktu sekitar 15-20 menit agar mekansime tubuh bereaksi.
“Perlu waktu sekitar 15-20 menit bagi mekanisme alami tubuh untuk bereaksi. Mekanisme ini adalah proses fisiologis tubuh mengenali rasa penuh, kenyang, dan puas dari makan,” kata Ben.
Supaya ideal dengan durasi tersebut, Ia menyarankan lebih sering mengunyah makanan. Karena seringnya mengunyah dapat membantu tubuh mengolah makanan dalam potongan yang lebih kecil. Meski tak spesifik jumlah kunyah yang disarankan guna melumatkan makanan. Anjuran yang populer yaitu sebanyak 32 kali kunyah. Namun, pada kenyataan tidak semua jenis makanan dipatok mengunyah sebanyak itu.
Dengan demikian, menerapkan waktu 20 menit untuk makan sebenarnya sudah cukup. Jika merasa waktu yang disediakan oleh restoran atau warung makan masih kurang, ada baiknya menghindari aktivitas penggunaan gawai saat makan atau pilih bungkus makanan supaya bisa disantap di rumah. (Ana Siti Ghania/JT)***
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.