METRUM
Jelajah Komunitas

California AS, Hotel-Hotel Mulai Gunakan Robot untuk Tugas Pelayanan

Kesulitan sekarang ini dalam mengisi banyak pekerjaan jasa di AS membuat hotel-hotel harus bersusah payah dalam menyediakan layanan kamar mereka. Dengan sedikit bantuan teknologi tinggi, sebagian hotel di Amerika menemukan jalan keluar. 

HOTEL Radisson di Sunnyvale, California mengalami kekurangan staf karena COVID-19. Salah satu upaya hotel ini untuk mengatasinya adalah mempekerjakan robot Relay. Dan ternyata, kehadiran Relay di hotel itu disambut baik.

Dilansir dari VOA, Alex Martinez, General Manager Radisson Sunnyvale mengemukakan, “Ada tamu yang menyukainya, mereka dapat menerima kiriman pesanan dan tidak ada kontak dengan manusia.”

Layanan dasar ke kamar yang biasanya ditangani staf hotel kini dilakukan oleh robot-robot semacam itu.

Steve Cousins, CEO dan salah seorang pendiri perusahaan Savioke yang memproduksi robot-robot tersebut, mengatakan, “Ketika Anda menerima kiriman dari robot, Anda tidak mengganggu satu orang pun. Anda tahu, kita kan kadang berpikir – ‘oh, apakah saya harus menelepon petugas resepsionis, atau apakah saya harus mengambilnya sendiri, ya?’ Kadang-kadang, kalau kita merasa mereka mungkin terlalu sibuk, kita mungkin jadi berpikir, ‘well, saya akan menunggu saja, mereka terlalu sibuk, dan akan perlu waktu lama.’ Jadi waktu robot-robot bekerja, mereka datang dengan sangat cepat, biasanya sekitar 5-6 menit. Mereka tidak meminta tip, kita tidak perlu mengenakan baju yang pantas dulu untuk menerimanya, kita tidak menyusahkan siapapun.”

Robot Relay beroperasi di kantor pusat perusahaan Savioke di San Jose, California, 26 Juni 2017.
Robot Relay beroperasi di kantor pusat perusahaan Savioke di San Jose, California, 26 Juni 2017 (Foto: AP via VOA).*

CEO Savioke Steve Cousins mengatakan, yang paling sulit adalah mengajari robot-robot itu cara menggunakan elevator. Ia mengemukakan, “Kita harus memanggil orang dari perusahaan elevator dan memodifikasi bangunan agar robot ini dapat bekerja dan ini perlu cukup banyak uang dan waktu. Jadi, apa yang telah kami lakukan belakangan ini adalah kami menambahkan tombol kecil penekan pada robot-robot kami, sehingga robot itu dapat menekan tombol sendiri.”

Cara kerja robot ini cukup mudah. Sensor khusus di robot dapat menentukan tombol yang tepat, menghindari penghalang apa pun yang mungkin merintangi di lantai dan akhirnya robot tiba di tujuannya. Begitu parkir dengan aman di depan pintu kamar, pelanggan menerima pesan bahwa kiriman telah tiba.

Cousins menambahkan, “Kalau kita memiliki robot di tim kita, robot itu tidak perlu pulang. Jadi, robot akan selalu berada di sini, tersedia 24 jam sehari 7 hari seminggu. Kita tidak perlu mengadakan tiga giliran kerja per hari ditambah kerja akhir pekan; robot-robot ini tersedia kapan pun kita memerlukannya. Jadi, para staf menyukai robot itu karena mereka dapat berfokus pada tugas yang harus mereka laksanakan!”

Di California, robot-robot itu bukan hanya memberikan layanan kamar di hotel-hotel dan mengirimkan makanan. Robot-robot itu juga berpatroli di jalan-jalan. Robot polisi pun bekerja di taman-taman di Los Angeles.

Para desainer robot ingin meyakinkan pelanggan bahwa mesin itu tidak akan menggantikan manusia dalam industri.

Robot hanya akan sedikit mempermudah kehidupan dan membuat manusia lebih aman pada waktu keselamatan menjadi perhatian utama. (M1-VOA/uh/ab)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.