Cedera, Pensiun, dan Mundurnya Pelatih Warnai Start Sulit Visma di Musim 2026
TIM papan atas Belanda, Visma Lease a Bike, menghadapi situasi kurang ideal pada awal musim balap 2026. Andalan utama mereka, Jonas Vingegaard—peraih dua gelar Tour de France—mengalami cedera akibat terjatuh saat latihan di jalur menurun pada pertengahan Januari. Kondisi tersebut memaksanya membatalkan debut musim ini di UAE Tour yang dijadwalkan mulai Senin (16/2/2026).
Kesulitan tim bertambah setelah spesialis tanjakan, Simon Yates—juara Giro d’Italia 2025—memutuskan pensiun pada akhir Desember lalu. Sementara itu, pembalap pendukung lainnya, Sepp Kuss, juga absen karena sakit sehingga tidak dapat menggantikan peran Vingegaard di UAE Tour.
Situasi semakin kompleks ketika pelatih performa, Tim Heemskerk, mengundurkan diri pada awal musim 2026 setelah delapan tahun bersama tim. Ia bergabung dengan Red Bull Bora Hansgrohe yang sebelumnya juga merekrut sejumlah mantan andalan Visma, termasuk Primoz Roglic—pembalap yang berkontribusi besar dalam keberhasilan Vingegaard menjuarai Tour de France 2022–2023 serta meraih gelar Vuelta a España empat kali dan Giro d’Italia 2024.
Kepergian Heemskerk dinilai sebagai kerugian besar mengingat perannya dalam membangun filosofi latihan disiplin serta mengembangkan tim pendukung. Namun, kepala pelatih Visma, Mathieu Heijboer, menegaskan program latihan tetap berjalan normal dan pengganti Heemskerk segera diumumkan.
Sejumlah pengamat menilai performa Visma musim ini kemungkinan tidak banyak berubah karena sistem latihan sudah terstruktur. Meski demikian, mereka menyoroti absennya figur senior seperti Simon Yates sebagai kehilangan penting dalam mendukung Vingegaard. Hal itu disampaikan salah satunya oleh Abraham Rainer dari Velo News Holland. (M1-BK)***
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.