METRUM
Jelajah Komunitas

Gaung Gerakan Bersepeda Bersama di Bandung Raya

MENYUSUL makin menurunnya kasus pandemi Covid-19, pelonggaran pembatasan interaksi sosial, dan pelonggaran penggunaan masker serta diperbolehkannya kembali menggelar kegiatan-kegiatan besar oleh pemerintah, telah memberi angin segar bagi pihak penyelenggara kegiatan, termasuk para pegiat sepeda.

Sejak bulan Mei hingga Juni 2022, rasa rindu pesepeda akan kegiatan bersepeda terobati dengan mulai menghangatnya kembali event-event bersepeda terutama dengan jumlah kepesertaannya yang banyak mulai dari tingkat lokal, regional, hingga nasional.

Tercatat ada sejumlah kegiatan yang dilaksanakan baik oleh kelompok, lembaga, komunitas, hingga instansi, dan korporasi. Inilah di antaranya:

Bikes Day Out (BDY) “When bikes out and united”, kegiatan kolaborasi antara event organizer, komunitas, dan korporasi ini dilaksanakan di penghujung Mei selama 2 hari, tepatnya Sabtu-Minggu, 28-29 di halaman Graha POS Banda. Kegiatannya berupa gathering komunitas, bazar sepeda dan UMKM, talk show, game, bersepeda bersama, hiburan, dan doorprize.

Selain itu ada stand komunitas yaitu Forum Komunikasi Komunitas Pesepeda se-Bandung Raya (Forkom Bandung Raya), Paguyuban Sapeda Baheula Bandung (PSBB), Bandung Raya Dahoners (Braders), Federal Bandung Indonesia (FBI), Gowes Baraya Bandung (GBB), dan BMX Bandung Unity.

Di moment BDY ini dijadikan FBI sebagai ajang tempat start finish kegiatan bersepeda Loop Bandung – Gambung, Ciwidey 111 kilometer yang dilakukan oleh 11 pesepeda perempuan pegiat Federal Bandung dan tempat selebrasi hari jadi FBI yang ke-11 (30 Mei).

Bergerak bersama dalam “Aksi Sejuta Sepeda Satu Indonesia”, start dilakukan Kikav 4/THC Kodam III Siliwangi, Jalan Salak No. 2 Kota Bandung (Foto: Bambang Suryadi Gerak).*

Aksi Sejuta Sepeda Satu Indonesia, adalah sebuah gerakan bersepeda yang dilakukan bersama dan serentak yang digagas Bike to Work (B2W) Indonesia dalam rangka Hari Sepeda (3 Juni) dan Lingkungan Hidup (5 Juni) se-Dunia. Dilaksanakan pada Minggu (5/6/2022) dengan melibatkan 780 komunitas pesepeda dari 112 kota di Indonesia.

Di Bandung, kegiatan tersebut dikoordinir oleh Forkom Bandung Raya bekerja sama dengan unsur TNI dari Kodam Siliwangi. Acara dilaksanakan di lapangan Kikav 4/THC Kodam III Siliwangi, Jalan Salak No. 2, melibatkan 378 pesepeda dari berbagai komunitas dan pesepeda perorangan.

Di luar itu, beberapa komunitas menggelar kegiatan internal seperti FBI dan Ikatan Alumni SMPN 2 Bandung, serta lintas beberapa komunitas yaitu Pindad Cycling Community (PCC), Petlipeut, Cepot Lipet Bandung (CLB), Brompton Komunitas Kota Kembang (Brokokok), dan Bandung Lipat Kuning (Balikin), bersepeda bersama dan gerakan menanam pohon.

“Boseh Sumatera 42” komunitas pesepeda alumni SMPN 2 Bandung ngaboseh bareng keliling kota dalam rangka Hari Sepeda (3 Juni) dan Lingkungan Hidup (5 Juni) se-Dunia pada Minggu, 5 Juni 2022 (Foto: Dok. BS 42).*

Event Gak Penting (EGP) #2 dan “Bandung Uphill Explore (Upex) Preliminary”, kegiatan bersama antara Dahon Classic Indonesia (DCI) Priangan dengan Braders dan didukung Dahon Classic Indonesia serta Dahon Indonesia (Dahon.Id) ini dilaksanakan secara terpadu pada Sabtu-Minggu, 19-20 Juni 2022.

Hari pertama digelar Bandung Upek pagi hari dengan menjajal trek menanjak sekitar Dago atas, sorenya bersepeda bersama menuju kawasan wisata alam perkotaan yaitu Tani Kota, Cisitu untuk menggelar acara berkemah dan kegiatan lainnya.

Di hari kedua, diawali dengan kegiatan bersepeda pagi dari Tani Kota mengitari kota dan berakhir di Taman Musik Centrum, di sini digelar kontes sepeda Dahon, games, live music, mini bazar dan performance.

Kegiatan yang didukung sejumlah korporasi dan komunitas ini, diikuti peserta dari DCI Priangan dan berbagai chapter pegiat sepeda lipat lainnya, seperti Dahon Bekasi, Tangerang Raya, Depok, Semarang, Jakarta, Magelang dan Batam.

Green Route, Fun bike Adventure adalah sebuah kegiata bersepeda dengan menggabungkan antara bersepeda di alam dan sepeda jarak jauh dikemas secara fun dan Adventure melintasi rute hijau, segar, sejuk dan indah, dengan sensasi tanjakan dan turunan, serta berbagai tipe medan jalan yang bervariasi di sepanjang jalur Dago, Maribaya, Puncak Eurad, perkebunan teh Bukanagara sampai dengan wilayah Cisalak Subang menjadi tantangan tersendiri bagi peserta dengan jarak kurang lebih 37 Kilometer.

Green Route (Foto: Dok. Aris Yunanto Ofdy).*

Untuk rute dan tipe medan yang dilalui adalah 60% Jalan Aspal, 30% Jalan Makadam dan 10% Jalan tanah. Untuk grade yg ditempuh adalah 40% Jalan Datar, 30% Tanjakan dan 20% turunan dan rolling.

Acara dilaksanakan Sabtu (25/6/22), diikui oleh sekitar 120 peserta individu dan berbagai komunitas pesepeda di daerah Bandung Raya, Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Depok, Subang, Cianjur, dan Cirebon, bahkan ada dari Makasar.

Perjalan bersepeda dimulai dari Tahura berakhir di kawasan wisata mata air Cimuncul, Subang, di tempat ini peserta diberikan medali. Sambil istirahat setelah melakukan perjalanan melelahkan tapi seru dan mengasyikan, para peserta disuguhi makanan, hiburan, dan doorprize.

Di waktu yang sama dengan kegiatan “Green Route”, rencananya ada kegiatan Gowes Ziarah ke tempat pemakaman almarhum Eril putra Sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, namun karena sesuatu hal kegiatan tersebut diurungkan dan ditunda hingga ada persiapan yang lebih matang lagi.

Pada minggu terakhir bulan Juni, sedikitnya ada 3 kegiatan bersepeda digelar yaitu Boseh to Graphy persembahan Kelas Garasi Dudi Sugandi, salah-satu fotographer senior di Kota Bandung bersama Speed Jersey. Sambil bersepeda dan hunting foto, para peserta diberikan ilmu dasar fotografi.

Selanjutnya, ada kegiatan Tribute to Bung Karno yang diselenggarakan Dinas Budaya dan Pariwisata Kota Bandung dalam rangka memperingati bulan Bung Karno. Kegiatan berupa bersepeda dengan konsep fun and game secara berkelompok menyusuri beberapa jejak Soekarno Presiden RI pertama sepanjang kurang lebih 21 Kilometer.

Kegiatan yang diikuti 500 peserta tersebut dirangkai dengan peresmian bangunan cagar budaya Rumah Kembar di Jalan Gatot Subroto simpang Jalan Malabar oleh Wali Kota Bandung, Yana Mulyana.

Tribute Bung Karno (Foto: Dok. Boseh Lipat Bandung).*

Sementara itu, komunitas Bandung Lipat Kuning (BALIKIN) melaksanakan bersepeda bersama bertajuk Ngagowes Nyate Rodalink dan Balikin (NGANTERIN) Bandung – Purwakarta, menyusuri Kota Cimahi, Padalarang dan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, menuju Cianting dan berakhir di Plered, Kabupaten Purwakarta. Kegiatan ini diikuti 23 pesepeda dari Balikin dan Rodalink.

Pada awal Juli di setiap akhir pekan, ada dua kegiatan yang dinilai cukup besar bakal digelar yaitu “Senandung Raya Bersemi”, merupakan kegiatan bersepeda dan berkemah bersama di Bumi Perkemahan Kiara Payung, Jatinangor, Kabupaten Sumedang.

Kegiatan yang melibatkan sekitar 250 pegiat sepeda ini akan dilaksanakan selama 2 hari, Sabtu-Minggu, 2-3 Juli 2022 oleh Forkom Bandung Raya dan didukung sepenuhnya oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Digelar masih dalam rangka Hari Bumi dan Hari Sepeda Sedunia dengan misi mengajak para komunitas dan pegiat sepeda untuk bersama-sama menjaga kesehatan diri dan bumi melalui aktivitas bersepeda.

Di hari yang sama, Cepot Lipet Bandung (CLB), kembali akan menggelar acara rutin tahunan bertajuk Maranggi Attack (MA), dari Bandung menuju Purwakarta.

MA yang digadang-gadang akan menjadi event berskala nasional bahkan international tersebut dua tahun kebelakang, ditiadakan akibat pandemi yang melanda Indonesia. Semoga saja, perhelatannya bisa terlaksana dengan baik, sukses, dan lancar.

Salam sehat dan semangat, tetap bersepeda dengan bijak, tertib, dan beretika.

Salam Boseh dan Go Green! (Cucu Hambali, Bersepeda itu Baik)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.