METRUM
Jelajah Komunitas

Giro d’Italia 2022: Sensasi De Gendt Merebut Etape VIII

SPESIALIS break away Thomas De Gendt (35) yang juga pembalap tipe oportunis menciptakan sensasi merebut etape VIII balap sepeda Giro d’Italia 2022 yang berlangsung di sekitar Napoli sejauh 153 km pada Sabtu (14/5/2022).

Pembalap asal Belgia dari tim Lotto Soudal ini sukses break away bersama 20 pembalap lainnya sejak awal lomba, kemudian 43 km menjelang finis tersisa hanya empat pembalap yang lolos terdepan. De Gendt yang penuh pengalaman dengan mudah menang sprint unggul jauh atas Davide Gabruso (Bardiani CSF/Italia), Jose Arcas (Movistar/Spanyol) dan rekan setimnya Harm Vanhoucke (Lotto Soudal/Belgia).

Keempat pembalap ini finis dengan waktu sama 3 jam 32 menit 53 detik. Sedangkan para pembalap ranking atas klasemen berada dalam satu peloton besar tertinggal 3 menit 33 detik, pemegang Malgia Rosa (kaus pink) Juan Pedro Lopez (Trek Sefagredo/Spanyol) finis urutan ke-49.

Tak ada perubahan di klasemen umum, tiga teratas masih sama. Pedro Lopez memuncaki klasemen, kedua Lennard Kamna (Bora Hansgrohe/Jerman) + 38 detik dan ketiga Rein Taaramae (Intermarche/Estonia) + 58 detik. Posisi keempat Martin Guillaume (Cofidis) + 1 menit 6 detik, dan salah satu favorit  juara Giro 2022 Simon Yates (BikeExchange/Inggris) di urutan kelima + 1 menit 42 detik.

Pada Minggu (15/5/2022), Etape IX akan melewati rute tanjakan cukup berat melintasi 3 puncak gunung, Iseria ke Blockhaus 191 km, finis di ketinggian 1.665 m dpl (kategori 1). Kemungkinan besar bisa terjadi perubahan peringkat di klasemen. 

Kejutan Bouwman di Etape VII

Setelah 3 tahun paceklik kemenangan etape di grand tour Giro d’Italia, akhirnya tim Jumbo Visma (Belanda) bisa bernapas lega merayakan kemenangan kejutan yang dicapai Koen Bouwman (27) pada rute tanjakan etape VII Giro 2022, pada Jumat (13/5/2022).

BACA JUGA:  Balap Sepeda Track Porprov Jabar XIV/2022: Jamal Rebut Emas IP 4.000 Meter

Ini merupakan hasil kerja sama kompak dua pembalap tim Jumbo Visma, kapten tim Tom Dumoulin juara Giro 2017 memberi dukungan maksimal pada rekannya Bouwman sehingga bisa memenangi etape VII (Diamante – Potenza 196 km).

Dia melesat pada tanjakan 300 meter terakhir dan finis terdepan sendirian dengan waktu 5 jam 12 menit 30 detik dari kelompok lima pembalap yang break away sejauh 100 km.

Bagi Bouwman, pembalap sepeda asal Belanda ini merupakan sukses merebut etape pertama kali di lomba tingkat grand tour sejak menjadi pembalap profesional 5 tahun lalu. Posisi kedua ditempati Bauke Mollema (Trek Segafredo/Belanda) tertinggal 2 detik dan ketiga atlet tuan rumah Davide Formolo (UAE Team Emirates/Italia) + 2 detik, sedangkan Tom Dumoulin (Jumbo Visma/Belanda) finis keempat + 19 detik, dan kelima Davide Villella (Cofidis/Italia) + 2 menit 25 detik.

Sementara peloton yang dihuni para pembalap unggulan papan atas klasemen terus berada dalam satu kelompok tertinggal 2 menit 59 detik dari Bouwman. Finis terdepan kelompok unggulan ini Lennard Kamna (Bora/Jerman) rangking kedua klasemen, dia finis urutan keenam. Sementara itu, pemegang Maglia Rosa (kaus pink) Jose Pedro Lopez (Trek/Spanyol) finis urutan ke-36 tertinggal sama 2 menit 59 detik.

Dengan demikian, tak ada perubahan di klasemen 10 besar, Lopez masih menguasai Maglia Rosa, kedua Kamna + 38 detik, dan ketiga Rein Taaramae (Intermarche Wanty/Estonia) + 58 detik.

Pada jumpa pers usai memenangi etape VII, Koen Bouwman mengungkapkan kebahagianya bisa merebut etape Giro.

“Saya kehilangan kata-kata untuk mengungkapkan betapa bahagianya bisa memenangi etape lomba tingkat grand tour Giro d’Italia, ini sungguh sulit dipercaya. Ini tercapai berkat bantuan Tom Dumoulin kapten tim Jumbo Visma,” tutur Bouwman.

BACA JUGA:  Giro d’Abruzzo ke-6/2024: Lutsenko Juara Umum, Tampil Solid di Tanjakan

Sedangkan Tom Dumoulin atas sukses Bouwman mengatakan sangat membanggakan timnya Jumbo Visma setelah 3 tahun di Giro selalu gagal memenangi etape.

“Saya sebagai kapten tim bekerja keras untuk mendukung Bouwman karena potensinya sangat besar, kondisi saya kurang prima jadi saya harus bekerja untuk anak buah saya. Ternyata hari Jumat tanggal 13 (“Friday the 13th “) membawa berkah bagi tim kami,” ungkap Dumoulin juara Giro 2017. (M1)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.