METRUM
Jelajah Komunitas

In My Feelings Challenge dan 4 Tantangan Viral Berbahaya Lainnya

BEBERAPA bulan belakangan ini, media sosial diramaikan dengan tren In My Feelings Challenge. Tantangan itu berupa aksi gerakan yang menari keluar mobil. Kini terus berkembang di Indonesia dengan berbagai versi.

Sebelumnya, tantangan ini mulai dikenalkan pertama kali oleh Creator asal Amerika Serikat (AS) yaitu Shiggy. Dalam video yang diunggah lewat akun Instagram miliknya, Shiggy menari dengan diiringi lagu oleh Drake In My Feelings yang baru dirilis pada 29 Juni 2018 di album Scorpion.

Karena aksi tersebut pula, kini banyak orang yang berlomba-lomba untuk membuat video serupa. Namun, karena ingin lebih menantang mulailah dikembangkan dengan cara yang lebih unik yaitu menari mengikuti mobil yang tengah berjalan.

Meskipun begitu, aksi ini dinilai membahayakan oleh setiap orang penerima challenge tersebut. Apalagi, jika melakukannya di jalan umum, tak hanya dapat membahayakan Anda ketika sedang menari, tetapi juga berdampak bagi pengguna jalan lainnya.

Sementara itu, bukan hanya aksi In My Feelings Challenge. Sebelumnya, ada beberapa challenge yang juga dinilai cukup berbahaya untuk ditiru, berikut diantaranya.

1. Cinnamon Challenge

Cinnamon challenge merupakan tantangan yang mencoba memakan satu sendok kayu manis bubuk dengan hanya sekali telan. Dalam tantangan ini tak sedikit orang yang gagal untuk mencobanya, hal ini disebabkan karena sulitnya menelan bubuk kayu manis yang diketahui memiliki aroma yang tajam. Selain itu, kayu manis merupakan dari kulit pohon atau selulosa yang mana jika dihirup akan memicu seseorang untuk muntah.

Oleh karena itu, sifatnya yang membahayakan bagi kesehatan menjadikan challenge satu ini telah banyak dilarang dari berbagai pihak.

2. Skip Challenge

Challlenge satu ini memang cukup populer, namun sempat menuai kontra karena risikonya yang tinggi. Dalam permainannya, salah seorang akan menjadi target yang akan ditekan dadanya dengan menahan nafas. Sedangkan pemain lainnya akan bertugas sebagai pemeran pembantu untuk menahan dada pemain target hingga kejang-kejang, atau bahkan pingsan.

Akibat beredarnya video challenge ini pula, berbagai kalangan menuai kecaman agar tidak ditiru. Meskipun tujuan awalnya sebagai permainan yang seru serta menantang, namun bisa saja skip challenge ini akan mengancam nyawa, karena berkurangnya jumlah oksigen yang masuk.

3. Eraser Challenge

Eraser challenge merupakan sebuah tantangan yang menggunakan penghapus karet di bagian tangan. Tantangan ini dikenal juga sebagai ABC game, yang identik dilakukan pada anak-anak. Dalam permainannya, seseorang akan menulis sesuatu di kulitnya kemudian menghapus dengan cara menggosok menggunakan karet penghapus.

Begitu seterusnya sambil bergantian pada pemain lain, dalam tantangan ini pemain akan menahan sakit yang timbul dari gosokkan penghapus, hingga mengakibatkan kulit akan terkelupas dan menjadi luka. Sementara itu di akhir permainan, pemain yang memiliki luka besar merupakan pemenangnya.

4. Blue Whale Challenge

Berbeda dengan challenge berbahaya lainnya, tantangan satu ini dilakukan secara bertahap. Jika dilihat dari namanya, banyak yang beranggapan bahwa nama blue whale challenge diambil dari perilaku sejumlah paus biru yang sengaja terdampar di pinggir pantai. Sehingga akhirnya mereka mati.

Sedangkan, dalam permainannya salah seorang akan menjadi pengawas yang akan menugaskan 50 peserta selama 50 hari. Tugasnya bermacam-macam dan terus meningkat ke lebih menantang. Seperti di antaranya dari menonton video kekerasan, ke film horor, bahkan seruan untuk bunuh diri. Begitu seterusnya, tahap demi tahap akan ditugaskan.

Sifatnya yang terus menerus, secara tidak sadar membuat tantangan satu ini dianggap sebagai dampak untuk merusak kesehatan mental seseorang. Apalagi, bila seseorang tersebut sudah di bawah sadar dari pengawas challenge. (M1)***

komentar

Tinggalkan Balasan