Jenis Kecerdasan Dapat Tentukan Kapan Pria Menikah
CINTA itu hal yang sangat rumit. Terkadang sifat seseorang merupakan hal penting dalam hubungan. Jika dirinya memiliki sifat buruk, hal itu dapat membuatnya tak menarik di mata orang lain.
Biasanya, seorang perempuan lebih menyukai pria cerdas.Menurut sebuah studi baru-baru ini, jenis kecerdasan yang dipamerkan oleh pria dapat menjadi faktor besar dalam menentukan apakah mereka akan menikah atau tidak.

Dilansir dari Independent, pada tahun 2018 tim yang dipimpin oleh Jaakko Aspara, menggunakan data yang dikumpulkan oleh angkatan bersenjata Finlandia, National Population Register Center di Finlandia dan Otoritas Pajak Finlandia.
Secara total, mereka menilai sekitar 190.000 pria, dengan mempertimbangkan IQ dan variabel lainnya seperti pendapatan dan status sosial mereka.
Nilai IQ pria dipisahkan menjadi tiga bagian: kecerdasan verbal, logika dan numerik.
Kecerdasan verbal melibatkan kemampuan untuk menganalisis informasi dan memecahkan masalah dengan menggunakan penalaran berbasis bahasa.
Kecerdasan logis terdiri dari mahirnya dalam memahami dan memecahkan masalah yang kompleks, sementara mereka yang menampilkan kecerdasan numerik mengambil pendekatan yang lebih matematis.
Para periset menyimpulkan bahwa pria muda dengan kecerdasan logika lebih besar cenderung menikah lebih lama di masa depan. Sementara, mereka yang memiliki kecerdasan verbal tingkat tinggi memiliki kesempatan lebih besar untuk mengikat simpulnya.
Pria yang lebih tinggi dalam kecerdasan juga cenderung bertahan hanya empat tahun setelah pernikahan mereka, terlepas dari jenis kecerdasan mereka. (M1)***