METRUM
Jelajah Komunitas

KDS Lindungi Ratusan Pengurus Pemuda Kabupaten Bandung dengan BPJS Ketenagakerjaan

KABUPATEN BANDUNG (METRUM) – Perhatian Pemerintah Kabupaten Bandung terhadap kalangan pemuda tidak berhenti pada ajakan untuk aktif berorganisasi. Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada ratusan pengurus organisasi kepemudaan di Kabupaten Bandung.

Perlindungan tersebut diwujudkan melalui penyerahan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada jajaran Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) dari 94 Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) serta Pengurus Kecamatan (PK) KNPI se-Kabupaten Bandung.

Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh KDS dalam kegiatan Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan di Kampung Bedas, Sapan, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kamis (13/8/2026).

Menurut KDS, perlindungan tersebut penting karena para pengurus pemuda memiliki aktivitas organisasi dan sosial yang berpotensi menghadapkan mereka pada berbagai risiko.

“Dengan terdaftarnya para pengurus inti tersebut, seluruh risiko kerja yang berpotensi terjadi saat menjalankan tugas organisasi kini dapat diantisipasi dan ditanggung oleh negara melalui program jaminan sosial,” ujar KDS.

Bukan Sekadar Kartu, Ada Perlindungan untuk Pengurus Pemuda

KDS menilai kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan memberikan rasa aman bagi para pemuda yang selama ini aktif menjalankan kegiatan organisasi dan pelayanan masyarakat.

Program tersebut mencakup perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Dengan demikian, risiko yang muncul saat menjalankan aktivitas organisasi tidak sepenuhnya harus ditanggung oleh pengurus maupun keluarganya.

“Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi para pemuda ini mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja hingga Jaminan Kematian, yang memberikan kepastian perlindungan finansial bagi diri maupun keluarga pengurus,” katanya.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi Pemkab Bandung terhadap pemuda yang selama ini menjadi salah satu kekuatan sosial di tengah masyarakat.

KDS berharap perlindungan sosial itu dapat membuat para pengurus OKP dan KNPI lebih tenang dalam menjalankan berbagai kegiatan kemasyarakatan.

BACA JUGA:  Pemkot Bandung Raih Penghargaan Anindhita Wistara Data 2023 dari BPS

Pemuda Diminta Jadi Agen Jaminan Sosial

Kegiatan sosialisasi yang digagas Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKB, Asep Romy Romaya, tersebut tidak hanya menjadi agenda penyerahan kartu kepesertaan.

Para pengurus pemuda juga didorong memahami hak dan manfaat BPJS Ketenagakerjaan, mulai dari perlindungan kecelakaan kerja hingga jaminan hari tua.

Setelah memperoleh pemahaman tersebut, pengurus OKP dan KNPI diharapkan tidak berhenti sebagai peserta. Mereka juga diminta menjadi agen penyebaran informasi agar semakin banyak pemuda di Kabupaten Bandung memperoleh perlindungan jaminan sosial.

Kehadiran perlindungan bagi jajaran KSB 94 OKP dan PK KNPI juga diharapkan memperkuat konsolidasi organisasi serta meningkatkan efektivitas gerakan kepemudaan di 31 kecamatan.

Sejumlah pejabat daerah, Forkopimda, kepala dinas, camat, serta tokoh kepemudaan turut menghadiri kegiatan tersebut. Di antaranya Ketua Karang Taruna Kabupaten Bandung Ruli Yuliana dan Ketua KNPI Kabupaten Bandung Rifki Fauzi.

Hadir pula Sekretaris MPI DPD KNPI Kabupaten Bandung, Ramdhan Fauzan Adhiman, serta para tokoh pemuda dari berbagai wilayah.

Bagi para penerima kartu, kebijakan tersebut dinilai sebagai bentuk perhatian konkret pemerintah daerah. Pemuda tidak hanya didorong untuk berkontribusi membangun daerah, tetapi juga diberikan perlindungan ketika menjalankan aktivitasnya.

Dengan skema ini, Pemkab Bandung ingin memastikan pengabdian pemuda tidak berjalan tanpa perlindungan. Aktivitas sosial tetap bergerak, sementara risiko kerja memiliki jaring pengaman. (M1)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.