METRUM
Jelajah Komunitas

Kenali Apa Itu Ingatan Jangka Panjang dan Ingatan Jangka Pendek

APAKAH kalian masih ingat bagaimana penampilan cinta pertama kalian di saat kalian pertama kali bertemu? Kalian juga mungkin ingat menu makanan yang setiap hari selalu sama di saat kalian merantau untuk belajar di luar kota walaupun kejadian itu terjadi beberapa tahun yang lalu. Tetapi kenapa kalian tidak bisa mengingat apa yang kalian makan, misalnya minggu lalu?

Nah, terdapat 2 tipe memori atau ingatan, short-term (jangka pendek), dan long-term (jangka panjang).

Bayangkan ketika disuruh oleh orang tua kalian untuk membeli 2 karton susu, 1 lusin telur, dan 1 kotak meises. Kalian akan mengingatnya sampai berhasil membelinya. Namun setelah itu, tanpa sadar akan mulai melupakannya karena informasi itu tidak akan berguna.

Satu bulan berlalu dan ibu meminta untuk membeli hal yang sama seperti bulan lalu. Apakah kalian akan ingat? Jika tidak, maka kalian akan diingatkan kembali oleh sang ibu. Ini adalah ingatan jangka pendek, yang hanya disimpan untuk sementara sampai selesai digunakan.

Lalu bagaimana dengan ingatan jangka panjang? Ingatan jangka panjang hanyalah ingatan jangka pendek yang telah melalui proses bernama konsolidasi di dalam otak. Jika kalian diminta oleh ibu untuk membeli belanjaan yang sama setiap bulannya, lama kelamaan akan ingat dan akan pergi membeli belanjaan tersebut tanpa diminta.

Perbedaan antara ingatan jangka pendek dan jangka panjang bukan hanya terletak pada kegunaannya, tetapi juga di penyimpanannya. Banyaknya ingatan jangka pendek yang bisa disimpan hanya sedikit. Nasib suatu ingatan jangka pendek hanya ada 2. Yaitu dikonsolidasi menjadi jangka panjang atau dilupakan. Karena ingatan jangka pendek mempunyai penyimpanan yang terbatas, mungkin ada baiknya kalian tidak mempelajari semua bahan ujian satu malam sebelum ujian berlangsung.

Ingatan jangka pendek disimpan di bagian otak yang bernama “Hippocampus”. Jika mereka tidak dilupakan, maka ingatan jangka pendek tersebut akan dikonsolidasi dan disimpan di “Cerebral Cortex”, area korteks tersebut pun akan berbeda-beda tergantung tipe ingatannya.

Jika kalian mengingat wujud seseorang, maka akan disimpan di “Visual Cortex”. Berbeda dari ingatan auditori mengenai baagimana suara dari seseorang yang kalian kenal.

Sebenarnya, berapa besar jumlah ingatan yang bisa kita simpan? Walaupun tidak tepat, otak kita bisa menyimpan informasi sekitar 2,5 pentabyte atau 1 juta gigabyte. (Matthias Ekaputra W/JT)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.

%d blogger menyukai ini: