METRUM
Jelajah Komunitas

Komunitas Gamers Bandung, Menghilangkan Stigma Negatif Tentang Game

SIAPA sih sekarang ini yang ngga tahu game? Game adalah sebuah permainan yang dimainkan secara tidak langsung, seperti bermain game dari handphone ataupun game yang dimainkan secara langsung di lapangan. Tapi yang sekarang mimin bahas yaitu game yang ada di dalam gadget.

Saat ini, banyak sekali game-game seru untuk dimainkan, terutama di dalam gadget seperti game mobile legend, genshin impact, pubg mobile dan lainnya. Hanya saja pengaruh permainan ini untuk anak-anak sangat berbahaya karena dapat menimbulkan kecanduan game online. Akibatnya, muncul stigma negatif bahwa main game online itu kurang bermanfaat dan bisa merusak otak anak.

Dari masalah tersebut, Agung Haris Ramadhan bersama dengan teman-temannya berpikir untuk membuat sebuah komunitas gamers di Bandung. Berawal dari chat di line bersama teman-temannya, setelah lama berdiskusi, jadilah komunitas yang bertujuan menghapus stigma negatif untuk para gamers.

Menurut Agung Haris Ramadhan selaku founder atau pendiri dari Komunitas Gamers Bandung, setahun setelah pembuatan komunitas ini, esports rilis sebagai salah-satu cabang olahraga pada Asian Games dan ia mendapat tanggung jawab menjadi ketua di Pengurus Besar Esport Indonesia (PBESI).

Kedepannya, Agung berharap agar Gamer Bandung dapat mengembangkan dan mempromosikan ekositem esports yang stabil dengan cara memberikan partisipasi yang aktif, khususnya di bidang turnamen, yang akhirnya mampu menghasilkan atlet-atlet esports Bandung yang mampu bersaing hingga ke kancah nasional maupun internasional.

Perjalanan Komunitas Gamers Bandung ini tidaklah mudah, banyak sekali suka dan dukanya. Mulai dari kehilangan anggota komunitas, perbedaan pendapat, hingga perseteruan saat mengadakan turnament. Permasalahan yang dihadapi membuat Agung beserta tim harus melakukan evaluasi dan perbaikan secara menyeluruh. Lebih jauh, agar lebih dikenal, komunitas ini kerap mengadakan tour mengisi acara radio maupun mengikuti berbagai acara talkshow.

BACA JUGA:  Pager Asik: Terus Kobarkan Semangat Pengabdian

Banyak generasi mudah yang ingin bergabung

Sekarang usia 17 tahun sudah bisa disebut pro player, meski demikian bibit-bibit muda ini juga rentan terjerumus pada judi, cheat ataupun kesehatan mentalnya.

Agung sejak awal sudah memikirkan antisipasi dan solusi agar hal tersebut tidak terjadi, yaitu dengan mengundang komunitas lain, yaitu WARRIOR ACADEMY yang bertugas untuk mengarahkan anak-anak dan memberikan ilmu bagaimana cara memposisikan diri pada mabar biasa, maupun kondisi seperti kompetisi secara nyata sehingga anak-anak ini bisa atau mampu menghindari judi, cheat dan lainnya. (M. Dhifan/JT)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.