METRUM
Jelajah Komunitas

Komunitas Pesepeda Berbasis ‘Gerakan Bike To Work’ di Jawa Barat (Bagian I)

DENGAN mengusung jargon semangat Hari yang Bike, pada tahun ini, komunitas berbasis gerakan Bike to Work (B2W) Indonesia memasuki usianya yang ke-17 malang-melintang dalam gerakan ke-bike-an kepada masyarakat, khususnya kampanye gerakan bersepeda ke tempat kerja dan telah menggurita dengan terbentuknya chapter-chapter di sejumlah daerah di Indonesia.

Di wilayah Provinsi Jawa Barat, daerah yang sudah terbentuk chapter B2W yaitu Kota Bandung, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Purwakarta, Kota Tasik Malaya, Kota Bogor, Kota Cirebon, Kabupaten Karawang, Kota Bekasi, Cikarang, Kabupaten Subang, dan Kabupaten Sukabumi.

Yuk, kita telusuri sejarah, perjalanan, dan sepak terjangnya dalam gerakan ke-bike-an chapter B2W di daerah-daerah tersebut. Beberapa ada yang memang sudah lama terbentuk dengan melalui berbagai tantangan, perjalanan, pengalaman, pasang surut dan dinamikanya, ada pula chapter yang baru terbentuk dan tengah semangat dan gencar melakukan gerakan ke-bike-an terutama melalui media sosial.

B2W Bandung

Chapter B2W Bandung terbentuk pada tanggal 7 September 2007. Didirikan para pegiat sepeda dan penggerak lingkungan di wilayah Bandung Raya. Jadwal kumpul setiap Jum’at di Taman Dago – Cikapayang. Para aktivisnya tak hanya dari Bandung Raya, tapi ada juga dari daerah lain yang kebetulan tengah study atau kerja di Bandung. Selain kegiatan kampanye bersepeda, juga melakukan gerakan lingkungan, kesehatan, sosial dan lain-lain.

Selanjutnya, B2W kerap diajak kerjasama oleh berbagai pihak, salah satunya Greeners.co seperti dalam kegiatan Gowes Anti Panas Bumi, Global Party Work Penanaman Pohon di 7 Titik Taman, dan Berbuka Sambil Ingat Lingkungan (Bersaling) #5.

Beberapa kegiatan besar yang dilaksanakan atau diikuti di antaranya Bike to Work Day (BWD), Batik Day, Bandung Bloosom, dan Dago Walking Day. Pada Januari 2011, pernah menjadi penyelenggara sekaligus tuan rumah kegiatan bertajuk “Sarasehan B2W Jabar” selama dua hari.

Kegiatan besar yang cukup fenomenal digelar adalah Flash Mob Bike dalam moment BWD 2012, dimana sekitar ratusan pesepeda berkumpul dan melakukan gerakan serta mengangkat sepeda di tengah perempatan Jalan Dago-Cikapayang, selama kurang lebih lima menit.

Kegiatan tersebut dilakukan sambil menyosialisasikan kampanye Share the Road dan pasal 106 UU Nomor 22 tahun 2009 tentang laul lintas yang berbunyi “Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor wajib mengutamakan pejalan kaki dan pesepeda”.

Tak hanya itu, B2W Bandung pernah juga menggelar kegiatan bersepeda bersifat kompetisi bertajuk Warban Cup dan menginisiasi terbentuknya komunitas pesepeda gerakan lainnya yaitu Bike to Campus (B2C) dan Bike to School (B2S) Bandung.

Memasuki usia ke-15 tahun ini, di akhir tahun 2021 ketua B2W Bandung baru yang terpilih adalah Wildan Fachdiansyah menggantikan Tiyo Setiyadi alias OT yang sudah mendedikasikan dirinya selama 14 Tahun.

Pelantikannya dilakukan beberapa waktu lalu di Work Café Jalan Sumbawa No. 28 pada Sabtu (12/2/2022). Dihadiri terbatas, hanya sebagian pengurus dan anggota B2W Bandung, perwakilan B2W Indonesia, perwakilan Forum Komunikasi Komunitas Pesepeda se-Bandung Raya, dan sejumlah perwakilan media massa.

Harapannya, dengan pergantian tersebut semoga meningkatkan eksistensi B2W Bandung menjadi lebih baik,dan menumbuhkan kembali identitasnya sebagai komunitas pesepeda gerakan terdepan, khususnya di Kota Bandung.

Media Sosial:

  • FB: Bike to Work Bandung
  • IG: @B2WBandung.

B2W Sumedang

Lahir dari semangat perjuangan seorang pegiat sepeda bernama Idris Alimudin atau di media sosial dikenal dengan sebutan Idris AliMohank, dulu anggota Komunitas Pesepeda Kaskus (Koskas) Bandung sebagai tempat menyalurkan hobinya bersepeda bersama di jalur-jalur berat.

Sebenarnya, sejak 2011 ia memiliki sepeda karena motivasi sebagai alat transportasi ke tempat kerjanya, lalu merintis dan berusaha mengampanyekan gerakan B2W kepada para pegiat sepeda di Sumedang melalui media sosial dengan membentuk grup di facebook.  

Sayangnya, responnya kurang bagus, bartahun-tahun lamanya bergerak sendiri, ia merasa kesulitan menularkan virus B2W, belum ada satu pun yang tergerak, karena mindset sepeda di daerah yang mendapat julukan Kota Tahu tersebut masih sepeda untuk hobi, olahraga, prestasi dan rekreasi.

Kondisi tersebut pada akhirnya membuat Idris merasa pasrah, lelah, dan nyaris putus asa. Grup yang dibentuknya pun vakum, hingga kemudian pada awal tahun 2021 muncul sedikit pencerahan lewat sebuah event yang membuat ia kembali semangat untuk bergerak.

Pembentukan Pengurus (Foto: Dok. B2W Sumedang).*

Diawali dengan ajakan B2W Tasikmalaya untuk membantu pelaksanaan salah satu program sosial B2W Indonesia yaitu menyalurkan dana bantuan bagi korban longsor Cimanggung. Saat itu, ia sempat kesulitan mencari rekan, semua WAG sepeda yang diikuti, tak ada satupun yang merespon, malah ada yang mengatakan hal yang tidak-tidak.

Untungnya ada Eki sahabatnya dan rekan-rekan di Titanic, klub sepeda yang membesarkannya, membantu pelaksanaan penyaluran dana bantuan tersebut pada tanggal 26 Januari 2021, sekaligus dijadikan momentum sebagai hari jadi B2W Sumedang.

Selanjutnya, beberapa pesepeda yang mulai tergerak, ikut berkumpul di kegiatan bersepeda bareng dan berkumpul serta berkordinasi membentuk kepengurusan, terpilih Asep Epi dari PETUN sebagai ketua, sementara Eki jadi bendahara, dan Idris sendiri sebagai sekretaris. Mereka pun saat ini gencar melakukan gerakan ke-bike-an, khususnya melalui media sosial lewat akun IG @b2wsumedang.

Beberapa kegiatan yang dilakukan yaitu Gowes Bareng (Gobar) ke berbagai destinasi di Sumedang, penanaman pohon, kegiatan sosial, donor darah, dan sebagainya.

Itulah dua chapter B2W yang ada di Jawa Barat yang diulas dalam kesempatan ini, selanjutnya chapter lainnya akan diulas di kesempatan mendatang. Salam sehat, semangat, dan selalu waspada. Tetap bersepeda dengan bijak, tertib, dan beretika. Hatur nuhun.  

Salam boseh dan go green! (Cucu Hambali, Bersepeda itu Baik)***

komentar

Tinggalkan Balasan