METRUM
Jelajah Komunitas

Kualitas Udara dan Air Meningkat Secara Dramatis di Kitakyushu (Bagian-6)

Oleh Indriyani Rachman*

KOTA Kitakyushu di Jepang terkenal dengan pembenahan lingkungannya. Padahal kota ini pernah memiliki sejarah buruk terkait dengan lingkungan akibat kegiatan industri.

Namun, berkat kerja keras, dalam jangka waktu 30 tahun, kota ini menjadi eco-town, kota yang ramah lingkungan dengan konsep pengelolaan lingkungan yang sangat baik ditinjau dari berbagai aspek.

Dinas Kesehatan Jepang mendirikan kantor pemerintah lokal untuk pengendalian pencemaran pada tahun 1963. Selanjutnya, pada tahun 1968, didirikan kantor pendanaan untuk pencegahan pencemaran dalam upaya mendukung perusahaan kecil dan menengah mengurangi emisi, memantau, memasang peralatan pengendali pencemaran, dan relokasi.

Sejak tahun 1970-an, di wilayah Kotakyushu, perusahaan-perusahaan mulai memperkenalkan langkah-langkah teknologi/ produksi bersih dan tidak lagi menggunakan metode end-of-pipe.

Pengurangan emisi SOx melalui berbagai metode.*

Karena gerakan berasal dari masyarakat secara bottom-up dan kemitraan antara pemerintah, serta perusahaan, kota ini telah berhasil meningkatkan kualitas udara secara dramatis.

Pemulihan Perairan Teluk dan Pengelolaan Kualitas Air

Teluk Dokai (Dokai Bay) Kitakyushu terletak di bagian Utara pernah disebut “Laut Mati” karena air tercemar oleh zat beracun yang sangat pekat. Gerakan menentang pencemaran itu diprakarsai oleh asosiasi perempuan bersama-sama dengan serikat pekerja pada tahun 1960-70an.

Tindakan utama terhadap pencemaran air adalah mengeruk zat yang terkontaminasi dari dasar teluk. Pengerukan ini dilakukan oleh  perusahaan/ industri pencemar berdasarkan pada Poluter Pays Principle dan juga oleh pemerintah di tingkat nasional, prefektur, dan tingkat kota dengan berbagi beban berdasarkan Hukum Pengendalian Kualitas Air dan UU Pengendalian Limbah Industri.

Pengerukan dimulai pada tahun 1974 selama satu tahun, dan saat ini lingkungan Dokai Bay telah pulih. Sekitar 100 jenis Ikan dan udang bisa hidup di perairan ini.(*Penulis tinggal di Kitakyushi-shi, Fukuoka, Jepang).***

komentar

Tinggalkan Balasan