METRUM
Jelajah Komunitas

Kunjungi Titik Pengolahan Sampah, Menteri LH Puji Inovasi Gaslah Kota Bandung

KOTA BANDUNG (METRUM) – Program Petugas Pemilah dan Pengolah Sampah (Gaslah) sebagai bagian dari strategi Pengelolaan Sampah Berbasis Kewilayahan di Kota Bandung mendapat sorotan langsung dari Menteri Lingkungan Hidup RI saat melakukan kunjungan kerja ke sejumlah lokasi pengolahan sampah berbasis masyarakat di Bandung, Sabtu, 28 Februari 2026.

Program Petugas Pemilah dan Pengolah Sampah (Gaslah) yang menjadi bagian dari skema Pengelolaan Sampah Berbasis Kewilayahan di Kota Bandung mendapat apresiasi dari Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia.

Dalam kunjungannya, Menteri Lingkungan Hidup menilai pendekatan yang dilakukan Kota Bandung melalui Gaslah merupakan langkah konkret dalam menangani persoalan sampah dari hulu atau dari sumbernya.

“Program seperti ini sangat penting karena penanganan sampah tidak bisa hanya mengandalkan hilir. Pemilahan dan pengolahan di tingkat kewilayahan menjadi kunci untuk mengurangi beban tempat pembuangan akhir,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi faktor utama keberhasilan program tersebut.

“Kami mengapresiasi langkah Kota Bandung yang mampu menggerakkan partisipasi warga dalam pengelolaan sampah. Model seperti ini patut menjadi contoh bagi daerah lain,” katanya.

Program Gaslah sendiri dirancang untuk memastikan sampah dipilah dan diolah sejak dari lingkungan terkecil, sehingga volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir dapat ditekan secara signifikan.

Dengan dukungan pemerintah pusat, diharapkan inovasi pengelolaan sampah berbasis kewilayahan di Kota Bandung dapat terus dikembangkan dan direplikasi di berbagai daerah sebagai solusi berkelanjutan atas persoalan sampah nasional. (M1)***

komentar

BACA JUGA:  Jawa Barat Kirim 558 Pramuka Terbaik ke Jambore Nasional

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.