METRUM
Jelajah Komunitas

Masih Rendah, Baru 62 Persen Masyarakat yang Mendapat Vaksin 2 Dosis di Indonesia

Vaksinasi dan booster harus kembali jadi gerakan

Ketua Umum Perhimpunan Alergi Imunologi Indonesia, Iris Rengganis, mengatakan gerakan vaksinasi harus tetap dijalankan hingga dosis booster. Pasalnya, vaksinasi dengan dosis lengkap akan memenuhi suatu kekebalan terhadap varian baru COVID-19 yakni subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 yang telah masuk ke Indonesia.

Ilustrasi - Kelompok lanjut usia juga menjadi prioritas vaksin karena menjadi kelompok resiko tinggi COVID-19. (Foto: Courtesy/Pemkab Bantul)
Ilustrasi – Kelompok lanjut usia juga menjadi prioritas vaksin karena menjadi kelompok resiko tinggi COVID-19 (Foto: Courtesy/Pemkab Bantul).*

“Seandainya sudah divaksin lengkap berarti dia sudah memiliki suatu kekebalan. Walaupun kekebalannya tidak sempurna tapi tetap bisa melindungi dirinya. Walaupun tertular tapi tidak berat bilamana dibandingkan orang yang tidak divaksin sama sekali. Jadi anjuran vaksinasi harus tetap dijalankan,” ucapnya.

Lanjut Iris, kendati kasus COVID-19 telah terkendali dan Indonesia bersiap menuju fase endemi. Namun, masyarakat diminta untuk tetap waspada dengan adanya virus yang akan bermutasi setiap saat.

“Saat ini kita jangan lengah walaupun dianggap BA4 dan BA5 mirip dengan Omicron tetap kita harus waspada,” pungkasnya. (M1-VOA/aa/em)***

komentar

BACA JUGA:  Usai Lebaran, Pemerintah Bersiap Hadapi Lonjakan Kasus COVID-19

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.