METRUM
Jelajah Komunitas

Menyelami Jurnalisme Berdampak: Kunjungan Inspiratif Mahasiswa KPI IAI Al-Aqidah Al-Hasyimiyyah ke SCTV Tower

JAKARTA (METRUM) – Sebanyak 13 mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) dari Institut Agama Islam Al-Aqidah Al-Hasyimiyyah berkesempatan mengunjungi kantor SCTV pada Rabu, 21 Mei 2025. Mereka didampingi oleh dosen mata kuliah Script Writing Penyiaran, Dr. Pipin Yosepin, M.Sos.

Dalam kunjungan ini, mahasiswa mendapatkan pembelajaran langsung dari para profesional yang telah lama berkecimpung di dunia jurnalistik. Di antaranya adalah Prof. Dwi Firmansyah—seorang produser berita sekaligus akademisi komunikasi—dan Joy Astro, jurnalis senior yang dikenal lewat karyanya di Liputan 6 dan berbagai dokumenter investigatif di SCTV.

Para mahasiswa mendalami konsep Jurnalisme Berdampak, pendekatan pemberitaan yang tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menawarkan solusi nyata bagi permasalahan masyarakat. Ini menjadi pembeda dari Jurnalisme Tradisional yang lebih menekankan penyampaian fakta semata. Mereka juga diperkenalkan pada konsep seperti agenda setting, framing, dan jurnalisme solusi sebagai kerangka kerja jurnalisme modern.

Diskusi menarik terjadi saat mahasiswa menanyakan bagaimana menulis naskah berita. Prof. Dwi memperkenalkan metode segitiga babak dalam penyusunan naskah berita, sementara Joy Astro mengusung gaya ular, yaitu teknik narasi yang menekankan kejutan emosional di beberapa titik, dengan sisipan informasi di antaranya. Keduanya menegaskan bahwa pendekatan yang berbeda tetap sah selama pesan yang disampaikan dapat menyentuh dan berdampak bagi khalayak.

(Foto: Dok. Prodi KPI IAI Al-Aqidah Al-Hasyimiyyah).*

Kegiatan semakin menarik ketika Beverly Gunawan, presenter Liputan 6, mengajak peserta tur ke ruang siaran langsung. Mahasiswa menyaksikan bagaimana tim redaksi, teknisi, dan produser bekerja sama secara intens dalam proses penayangan berita. Pengalaman ini memberikan gambaran nyata mengenai dunia penyiaran yang selama ini hanya mereka pelajari dari buku.

Kunjungan ini menjadi pengalaman tak ternilai yang membuka wawasan mahasiswa tentang dunia jurnalistik yang lebih luas—bahwa jurnalisme memiliki kekuatan sebagai agen perubahan sosial. Harapannya, kegiatan ini mampu memperkaya pengetahuan, meningkatkan keterampilan teknis, serta menumbuhkan kreativitas mahasiswa KPI IAI Al-Aqidah Al-Hasyimiyyah. (M1)***

BACA JUGA:  KPU Tetapkan Prabowo-Gibran Sebagai Pemenang Pemilihan Presiden 2024

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.