METRUM
Jelajah Komunitas

Muslim di Berbagai Penjuru Dunia Rayakan Idul Adha dalam Kesederhanaan

HAMPIR seluruh umat Islam di berbagai penjuru dunia merayakan Iduladha pada Jumat (31/7/2020). Momen ini sekaligus menjadi puncak ritual ibadah haji yang digelar terbatas tahun ini di Arab Saudi.

Seperti biasanya, setelah melangsungkan salat Iduladha di Masjidil Haram di Makkah, acara pemotongan hewan kurban dilangsungkan. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, jumlah hewan kurban tahun ini jauh lebih sedikit.

Kegiatan serupa juga berlangsung di berbagai negara. Namun, pandemi virus corona, yang telah mendorong jutaan orang ke ambang kemiskinan, menyulitkan banyak orang dalam menjalankan tradisi kurban ini. Banyak Muslim mengatakan, perayaan Iduladha tahun ini berlangsung dalam suasana sederhana.

Yasir Iqbal (kiri), pengelola situs web yang menjual kambing melalui online kepada pelanggan, memeriksa gigi seekor kambing menjelang Iduladha, di sebuah peternakan di Pakistan, 22 Juli 2020. (Foto: dok).
Yasir Iqbal (kiri), pengelola situs web yang menjual kambing melalui online kepada pelanggan, memeriksa gigi seekor kambing menjelang Iduladha, di sebuah peternakan di Pakistan, 22 Juli 2020. (Foto: dok).*

Di Somalia, harga daging meningkat. Abdishakur Dahir, seorang pegawai negeri, mengatakan, untuk kali pertama ia tidak bisa membeli kambing untuk dikurbankan. “Saya kesulitan memenuhi kebutuhan makan keluarga saya,” katanya. “Kami hanya bertahan hidup saat ini. Hidup semakin sulit dari hari ke hari,” seperti dilansir dari VOA.

Di beberapa kawasan di Afrika Barat, harga domba jantan meningkat dua kali lipat. Para pedagang ternak mengatakan, penjualan mereka menyusut drastis. “Kami berada dalam situasi yang sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pasar ternak sangat tidak menguntungkan,” kata Oumar Maiga, seorang pedagang ternak di Pantai Gading.

Seorang Muslim mengenakan masker pelindung, membeli seekor kambing untuk disembelih menjelang perayaan Idul Adha Muslim di Nairobi, Kenya, 31 Juli 2020. (Foto oleh Simon MAINA / AFP)
Seorang Muslim mengenakan masker pelindung, membeli seekor kambing untuk disembelih menjelang perayaan Idul Adha Muslim di Nairobi, Kenya, 31 Juli 2020 (Foto: Simon MAINA/AFP).*

Para pemimpin Muslim di berbagai penjuru dunia mengingatkan umat Islam untuk merayakan Iduladha dengan kesederhanaan dan kehati-hatian. Di Albania dan Kosovo, para pemimpin Muslim menyarankan warga Muslim untuk menyelenggarakan kegiatan berkumpul atau bersilaturahmi. Salat Iduladha berjamaah dilarang dilangsungkan di kawasan-kawasan yang rawan virus corona.

Di Senegal, banyak Muslim tidak mampu merayakan hari besar itu dengan acara makan-makan. Beberapa hari menjelang Iduladha, Alioune Ndong, warga kota Mbour di Senegal, mengaku tidak memiliki uang untuk merayakannya. Ia menyerukan agar pemerintah Senegal membantu keluarga-keluarga miskin seperti dirinya. “Covid-19 menyulitkan saya memperoleh pemasukan,” kata perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai penjahit pakaian tersebut. (M1-VOA/ab/uh)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.

%d blogger menyukai ini: