Perjalananku Bersama Forkom Bandung Raya
Semangat dan Harapan di Masa Pandemi
Munculnya pandemi Covid-19 di awal tahun 2020 tak menyurutkan semangat berkegiatan meskipun sempat beberapa kali terhenti dengan adanya pemberlakuan pembatasan sosial oleh pemerintah sebagai upaya mengurangi penyebaran virus.

Pada masa adaptasi kebiasaan baru atau new normal, telah menumbuhkan semangat dan harapan bagi pergerakan Forkom Bandung Raya, yang mana saat itu terjadi fenomena unik yaitu adanya euforia bersepeda dalam masyarakat setelah tersiarnya kabar bahwa dengan berolah raga, khususnya bersepeda dan berjemur bisa meningkatan imunitas dalam rangka melawan virus Covid-19.
Euforia tersebut telah memicu forum untuk melakukan suatu pergerakan, dimulai dengan sebuah kegiatan bernama Edukasi dan Kampanye Pesepeda Tertib Lalu Lintas (Sikasep Terlalu) yang awalnya merupakan inisiasi kegiatan dari teman-teman pesepeda Marshall Bandung Cyling (MBC). Pada kegiatan ini, saya menjadi relawan survei data jumlah pesepeda yang masuk ke arah jalan Dago setiap Minggu pagi.
Selain itu, pergerakan semakin masif melakukan ragam kegiatan lainnya seperti webinar, kajian lajur sepeda, kampanye tertib bersepeda, FGD, gerakan bersepeda setiap hari Jumat pagi, dan sebagainya, dengan tetap dalam pembatasan dan penerapan protokol kesehatan.
Setiap kegiatan yang dilakukan, dikelola atau dikoordinasi oleh sebuah tim kecil yang dinamakan tim teknis, terdiri dari admin dan beberapa teman yang ahli di bidang berita, fotografi, desain gambar, dan teknologi digital.
Tak hanya itu, semakin intensnya melakukan kolabarasi dengan berbagai pihak, sering juga beraudiensi dengan para pelaku kebijakan atau pejabat daerah, baik eksekutif maupun legislatif, serta publik figur atau tokoh masyarakat.
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.