METRUM
Jelajah Komunitas

Setelah Scarlett Johansson, Kini Giliran Emma Stone akan Tuntut Disney

BEBERAPA waktu lalu, Scarlett Johansson sempat membuat heboh Hollywood sesudah ia menggugat Disney atas tuduhan pelanggaran kontrak Black Widow. Disney dianggap secara sengaja merilis Black Widow di layanan streamingnya bertepatan dengan penayangan di bioskop. Sehingga menyebabkan Scarlett Johansson mengalami kerugian secara finansial.

Scarlett Johansson sebagai Black Widow (Foto: Kompas.com).*

Tak hanya Scarlett Johansson, aktris papan atas Emma Stone dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk menggugat Disney atas perilisan Cruella di Platform Disney+.

Kabar itu disampaikan mantan editor THR Mtt Belloni melalui buletin eksklusifnya, “What I’m Hearing…”, dilansir dari Screen Rant.

“Emma Stone, bintang Cruella dikatakan mempertimbangkan pilihannya,” tulisnya.

Cruella ditayangkan secara bersamaan di bioskop dan di Disney+ pada 28 Mei, menggunakan fitur Akses Premier seharga 29,99 dolar AS berbarengan dengan Mulan dan Raya and The Last Dragon.

Meski film yang dibintangi Stone itu dianggap sukses di antara penonton dan kritikus, angka box office-nya tidak terlalu mengesankan. Banyak yang berspekulasi bahwa rilis hibrida Cruella jadi penyebabnya.

Namun hal tersebut tergantung dengan isi kontrak antara Emma Stone dan Disney. Mengingat Scarlett Johansson menuntut salah satu studio film terbesar di dunia, itu berarti Scarlett memiliki bukti yang cukup kuat.

Hal ini akan menjadi isu di kemudian hari jika Disney tebukti melanggar kontrak Scarlett Johansson dan nantinya para aktor akan lebih berhati-hati dalam membaca kontrak bersama Disney. (Irma Nurlaila/JT)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.

%d blogger menyukai ini: