METRUM
Jelajah Komunitas

Apakah Kita Harus Test CPNS Agar Hidup Tenang?

Oleh Irma Nurlaila*

MEMANG masih banyak orang yang ingin bercita-cita jadi PNS karena masa depan terjamin dengan baik. Sebagian orang boleh idealis dengan bilang TIDAK pada test CPNS, tapi lama-kelamaan perkerjaan di realitas dunia kerja sungguh menyeramkan.

“Mantep lah jadi PNS, masa depan terjamin, ada pensiunan, orang tua bangga. Kerjanya gak terlalu berat, makanya saya tertarik untuk menjadi PNS.” ini pernyataan teman saya Sinta (21 tahun), asal Pangalengan, Kabupaten Bandung.

Tentu menjadi PNS (Pegawai Negeri Sipil) dari dulu sampai sekarang jadi impian sejumlah orang. Alasannya juga banyak, mulai dari jaminan hari tua, sampai status sosial di masyarakat dan keluarga.

Jadi pegawai PNS berhak mendapatkan gaji sesuai perkerjaan dan tanggung jawabnya, mereka juga berhak mendapatkan cuti. Dan, setiap pegawai PNS yang meninggal dunia, keluarganya berhak mendapatkan uang duka.

Jujur saja, saya bukan orang yang terlalu ambisius buat cari uang dan mengejar karier yang cemerlang. Pokoknya cari kerja yang oke, gaji cukup untuk biaya hidup, bersenang-senang, dan tentu saja pekerjaan sesuai hobi.

Sebenarnya, saya sekarang sudah mulai lelah dengan menerapkan idealisme macam ini. Apalagi dengan pernyataan teman saya itu menjadi sebuah tamparan bagi saya bahwa hidup itu bukan hanya untuk bersenang-senang.

Daftar CPNS memang bukan perjalanan yang mudah, bahkan kalau sudah jadi PNS terus mau naik pangkat, ada beberapa ­step yang harus dilakukan. Itu tidak semudah mengirimkan CV dan portofolio ke HRD perusahaan. Harus bikin SKCK, SKB, sertifikat test TOEFL jika intansinya meminta, surat lamaran dan sebagainya. Ribet kan?

Tapi, mau seribet apa pun daftarnya, peminatnya masih sangat tinggi. Tiap ada penerimaan, orang-orang masih terus berbondong-bondong ikut mendaftar.

Saya sih belum pernah daftar CPNS, apalagi sampai diterima. Tapi, tenang aja saya berencana daftar CPNS tahun depan dan dengan niat saya ini semoga diberi kelancaran. Aamiin.

Bagaimanapun daftar CPNS atau nggak adalah pilihan. Itu kembali lagi pada diri kita masing-masing mau menjalankan kehidupan ini seperti apa. Jika menurut kamu daftar CPNS hanya membuang-buang waktu saja atau daftar CPNS adalah sebuah kewajiban. Maka lakukan yang terbaik buat diri kamu sendiri dan pilihlah pekerjaan yang membuat kamu tidak menderita.

Sebenarnya, jadi PNS itu tidak salah. Hanya individu yang nakal saja, yang mencoreng citra PNS jika orang itu mengatakan seorang PNS hanya menghabiskan uang negara, karena banyak yang nggak kerja dengan semestinya.***

*Penulis, Mahasiswa Stikom Bandung

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.

%d blogger menyukai ini: