Hujan Ekstrem Bikin Giro d’Italia 2026 Chaos, Eulalio Rebut Kaus Pink
POTENZA, ITALIA (METRUM) – Cuaca ekstrem kembali mengguncang Giro d’Italia 2026. Hujan deras yang mengguyur sepanjang Etape V rute Praia a Mare–Potenza sejauh 203 kilometer, Kamis (14/5/2026) WIB, memicu kejutan besar dengan bergantinya pemilik maglia rosa atau kaus pink.
Dua pembalap muda nonunggulan, Igor Arrieta dari tim UAE Emirates XRG dan Afonso Eulalio dari Bahrain Victorious tampil berani melakukan break away bersama sepuluh pembalap lainnya sejak awal lomba. Kondisi hujan dan rute perbukitan menjadi keuntungan bagi keduanya yang dikenal cukup kuat di tanjakan ringan.
Satu per satu pembalap dalam grup depan mulai tertinggal hingga hanya menyisakan Arrieta dan Eulalio di barisan terdepan. Keduanya bergantian memimpin laju balapan dalam kondisi jalan licin dan cuaca buruk. Arrieta sempat terjatuh akibat aspal basah, sementara Eulalio juga kehilangan keseimbangan karena kelelahan setelah lebih dari 75 kilometer menarik peloton kecil di depan.
Drama terjadi menjelang finis. Eulalio yang memimpin pada kilometer terakhir akhirnya disalip Arrieta sekitar 100 meter sebelum garis akhir. Pembalap muda Spanyol itu memastikan kemenangan etape dengan selisih hanya dua detik.
Meski gagal menang etape, Eulalio tetap mencuri perhatian karena sukses merebut kaus pink berkat keunggulan waktu akumulatif sejak etape sebelumnya. Pembalap Portugal itu menjadi atlet ketiga negaranya yang pernah mengenakan maglia rosa sepanjang sejarah Giro d’Italia.
Sementara itu, pemegang kaus pink sebelumnya, Giulio Ciccone, gagal mempertahankan posisinya. Pembalap Lidl Trek itu bersama kelompok unggulan memilih bermain aman di tengah hujan deras dan jalan licin. Keputusan tersebut justru menjadi bumerang setelah selisih waktu dengan grup break away terus membengkak hingga lebih dari tujuh menit.

Ciccone mengakui kesalahan strategi timnya yang terlalu meremehkan peluang para pembalap pelarian untuk bertahan hingga finis. Ia hanya mampu finis di posisi ke-28 dengan selisih lebih dari tujuh menit dan turun ke posisi keenam klasemen umum.
Di sisi lain, Jonas Vingegaard masih memilih tampil aman bersama kelompok favorit juara. Pembalap Visma Lease a Bike itu kini berada di posisi ke-15 klasemen umum dengan selisih lebih dari enam menit dari pemuncak lomba.
Etape VI berikutnya akan berlangsung di rute datar Paestum–Naples sejauh 142 kilometer. Meski secara teori menjadi panggung para sprinter, cuaca buruk yang belum menentu berpotensi kembali memunculkan kejutan dan break away baru di Giro d’Italia 2026.
Hasil Etape V (203 km):
- Igor Arrieta (UAE Emirates XRG/Spanyol) 5:07:51
- Afonso Eulalio (Bahrain Victorious/Portugal) + 2 dtk.
- Thomas Silva (XDS Astana/Uruguay) + 51 dtk.
…..28. Giulio Ciccone (LiDL Trek/Italia) + 7 menit 13 dtk.
Klasemen s.d. Etape V:
- Afonso Eulalio (Bahrain Victorious/Portugal) 21:27:43
- Igor Arrieta (UAE Emirates XRG/Spanyol) + 2 menit 51 dtk.
- Christian Scaroni (XDS Astana/Italia) + 3 menit 34 dtk.
….. 6. Giulio Ciccone (LIDL Trek/Italia) +6 menit 12 dtk.
…..15. Jonas Vingegaard (Visma Lease a Bike/Denmark) + 6 menit 22 dtk. (M1-BK)***
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.