METRUM
Jelajah Komunitas

Belajar Ngga Harus Lama, Yuk Kepoin 2 Teknik Belajar Efektif Ini

MEMASUKI tahun ajaran baru, banyak siswa mulai dari sekolah dasar, menengah hingga perguruan tinggi kembali bersemangat untuk menangkap materi pelajaran baru. Hanya saja, agar tetap konsisten menangkap materi baru yang disampaikan, perlu teknik yang tepat.

Belajar itu banyak sekali manfaatnya. Berkat aktivitas belajar, seseorang memperoleh pengetahuan dan dapat menjawab atas ketidaktahuannya. Namun, kemampuan setiap orang berbeda-beda dalam memahami materi pelajaran. Ada seseorang yang relatif lama dalam menangkap pelajaran atau sebaliknya, lebih singkat.

Agar seimbang antara belajar dan bermain, dilansir dari situs Ruangguru , berikut beberapa teknik yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan belajar.

Teknik Pomodoro

Metode ini pertama kali diperkenalkan oleh Francesco Cirillo pada tahun 1980-an. Pomodoro memiliki arti tomat dalam bahasa Italia. Teknik tersebut bisa dipakai jika seseorang lebih menyukai belajar sendiri, karena mudah sekali terganggu. Fokusnya ada pada jendela waktu. Dalam melakukan teknik belajar ini, hal pertama yang dilakukan adalah menentukan topik atau materi yang akan dipelajari. Lalu, atur waktu belajar selama 25 menit untuk benar-benar fokus memahami materi atau dapat pula sambil mengerjakan soal. Durasi tersebut dianggap tepat agar tidak merasa bosan. Beri waktu jeda sekitar 5 menit. Coba hindari hal yang bisa membuat distraksi seperti gadget. 

Lakukan selama 4 babak, setelah itu waktu istirahat dapat diperpanjang menjadi 15-30 menit. Disarankan untuk menaikan tingkat kesulitan latihan materi di setiap babaknya.

Teknik Feynman

Berbeda dari teknik belajar Pomodoro, teknik Feynman ditujukan bagi tipe orang yang menyukai belajar sambil berinteraksi. Gaya belajar ini didominasi dalam hal praktik. Caranya, pilih materi yang ingin dipelajari, kemudian jelaskan kembali bersama orang lain dengan bahasa yang simpel. Koreksi dan perdalam bahasan yang dianggap sulit. Pelajari bagian tersebut dan ulangi tahapannya.

Kedua teknik tadi belum maksimal kalau tidak diikuti dengan kegiatan pendukung yang bisa membuat belajar semakin efektif. Misalnya pola tidur yang teratur dan olahraga. Menurut penelitian di tahun 2013 meluangkan waktu berolahraga sekitar 30 menit dapat meningkatkan kemampuan kognitif dan mempertajam ingatan, penalaran dan perencanaan. Selain itu, kebiasaan mencatat juga baik dalam proses belajar dibandingkan mengingat lewat gadget.

Itu dia teknik belajar efektif agar belajar tetap asik dan membuat kita semakin pintar. Ditemani musik kesukaan juga boleh banget lho. (Ana Siti Ghania/JT)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.

%d blogger menyukai ini: