METRUM
Jelajah Komunitas

Diprediksi Cokelat Bakal Punah 40 Tahun Lagi

COKELAT pada dewasa ini bukan lagi sekadar komoditas pangan, tapi juga bagian dari gaya hidup sebagian orang. Cokelat yang berasal dari tanaman kakao banyak digunakan sebagai makanan, minuman, parfum, sampai kosmetik. Namun beberapa ahli baru baru ini melansir tanaman kakao akan punah dalam kurun waktu 40 tahun mendatang.

Melansir Metro.co.uk, Jumat (5/1/2018) lalu, menurut ahli punahnya tanaman kakao disebabkan oleh pemanasan global yang melanda bumi selama kurun waktu tersebut. Dalam hal ini tanaman kakao memiliki kondisi khusus yang membuatnya tidak bisa tumbuh pada suhu tinggi. Tanaman kakao hanya bisa tumbuh di daerah dengan kelembaban dan curah hujan yang tinggi.

Negara-negara penghasil cokelat nantinya harus memilih untuk memindahkan lahan tanaman kakao ke tempat yang lebih kondusif atau justru meninggalkan tanaman ini dan punah.

Pada laman tersebut juga dikatakan stok cokelat semakin menurun. Ditambah lagi metode pertanian yang masih harus dilengkapi untuk mempertahankan dan meningkatkan produksi. Adanya perubahan iklim ini membuat defisit 100 ribu ton coklat dalam satu tahun.

Prediksi kepunahan cokelat ini juga akan merugikan banyak pihak baik tingkat produsen sampai konsumen. Disamping itu perekonomian pun akan terpengaruhi oleh punahnya tanaman kakao.

Tapi bagi penggemar coklat, tidak usah panik memikirkan besok lusa tidak ada cokelat. Lebih baik dipikirkan cara terbaik untuk memastikan tidak ada dampak lingkungan yang lebih besar sehingga tanaman kakao masih tetap bisa tumbuh dan cokelatnya masih bisa dinikmati. (M1)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.