Drama Etape Pamungkas Alula Tour: Jan Christen Menang, Keputusan Juri Picu Polemik
PEMBALAP muda asal Swiss, Jan Christen (21) dari tim UAE Emirates XRG, menciptakan kejutan besar pada Etape V (terakhir) Alula Tour ke-6/2026 di Arab Saudi. Christen sukses menjuarai etape tanjakan sekaligus secara dramatis merebut pimpinan klasemen umum dan keluar sebagai juara Alula Tour 2026.
Hasil ini tergolong di luar prediksi. Hingga Etape IV, Christen masih berada di peringkat ke-14 klasemen sementara, tertinggal 33 detik dari pemegang kaus hijau sekaligus pimpinan klasemen, Yannis Voisard (Tudor Pro Cycling) yang juga berasal dari Swiss. Sementara itu, dua pembalap di peringkat dua dan tiga, Afonso Eulalio (Bahrain Victorious/Portugal) dan Sergio Higuita (XDS Astana/Kolombia), dikenal memiliki kemampuan kuat di rute tanjakan dengan selisih waktu masing-masing 4 dan 6 detik.
Etape penentuan menempuh jarak 163,9 km dari Alula Old Town menuju Skyview Harrat Uwayrid, dengan tanjakan ekstrem berkisar antara 10 hingga 20 persen. Memasuki sektor tanjakan utama, tujuh spesialis tanjakan memimpin lomba, termasuk Voisard dan Christen.
Di tanjakan terakhir, tiga pembalap berhasil melesat ke depan, yakni Sergio Higuita, Maurice Vansevenant (Soudal Quick-Step), dan Stefan de Bod (Modern Adventure Team). Christen sendiri sempat tertinggal sekitar 8 detik dari trio tersebut.
Namun, situasi berubah drastis setelah tanjakan usai. Memasuki 5 km rute datar menuju finis, Christen memanfaatkan momen tak terduga. Ia mampu menyusul kelompok depan dan kemudian melesat sendirian dengan memanfaatkan laju mobil netral service yang berada di depan kelompok kecil tersebut. Dengan kemampuan kuat di lintasan datar, Christen melakukan akselerasi dan terus memimpin hingga garis finis, meninggalkan para pesaingnya.
Christen akhirnya finis terdepan, mengungguli Sergio Higuita dan Stefan de Bod, sekaligus memastikan dirinya naik ke puncak klasemen umum.
Menariknya, meski secara kasat mata Christen memanfaatkan momentum drafting di belakang mobil netral service untuk melakukan breakaway, juri lomba tidak menganggap insiden tersebut sebagai pelanggaran. Keputusan ini pun memicu perdebatan karena aksi tersebut dinilai sebagian pihak sebagai tindakan yang kurang sportif.
“Kami sudah protes pada juri ungkap ofisial tim XDS Astana dan Modern Adventure Team dan tim Terengganu Cycling dan Ukyo yang pembalapnya berada di grup terdepan itu saat Christen melesat “drafting” di belakang mobil “netral service Shimano” tapi juri tidak menganggap itu sebagai “drafting” yang bisa kena denda pemotongan waktu, ya kami hanya bisa kesal saja,” ungkap Sertgei Yakovlev ofisial tim XDS Astana pada rilis timnya.
Hasil Etape V (terakhir) 163,9 km:
- Jan Christen (UAE Emirates XRG/Swiss) 3 jam 36 menit 5 dtk.
- Byron Munton (Modern Adventure/Afsel) + 11 dtk.
- Igor Arrieta (UAE Emirates XRG/Spanyol) + 32 dtk.
…6. Sergio Higuita (XDS Astana/Lolombia) + 32 dtk.
Klasemen Umum Akhir:
- Jan Chisten (UAE Emirates XRG/Swiss) 17: 23: 43
- Sergio Higuita (XDS Astana/Kolombia) + 13 dtk.
- Igor Arrieta (UAE Emirates XRG/Spanyol) + 21 dtk.
- Stefan de Bod (Modern Adventure/Afsel) + 25 dtk.
- Afonso Eulalio (Bahrain Victorious/Portugal) +29 dtk. (M1-BK)***
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.