Es Krim Cita Rasa Asia di New York Buatan Kakak-Beradik asal Surabaya
“Waktu menuju apartemen Debbie, saya dapat pesan dari dia,” kata Liz. “Dia bilang, ‘Coba cek bungkusnya, kayaknya ada typo (salah ejaan).
Dalam desain bungkus es krim yang sudah jadi, kata “cheesecake” salah dieja menjadi “cheeseecake.” Namun, mereka sudah terima produk finalnya.
Viral di TikTok
Kesalahaan ejaaan itu pun mereka jadikan konten untuk TikTok, yang kini telah mendapatkan lebih dari 1,9 juta views.
Netizen sampaikan dukungan mereka, bahkan tidak sedikit yang katakan seharusnya typo tersebut menjadi kekhasan brand mereka.
“Saya kira itu seperti berkat yang terlambat. Karena TikToknya viral, dan membuat orang-orang jadi kenal kami,” kata Debbie. “Selain itu, itu jadi pelajaran buat kami. Terutama buat saya untuk benar-benar pastikan dan cross check semua proyek saya.
“Selain itu, ini membuat kami sadar. Terkadang kalau kita melakukan kesalahan, mungkin bagi kami rasanya sangat buruk sekali. Tapi ternyata di mata orang lain tidak melihatnya seperti itu,” tambah Liz.
“Jadi ini buat kami sedikit lega.”
Karena tidak ingin menyia-nyiakan produk, Liz dan Debbie tetap menjual produk dengan typo tersebut dengan diskon 50%.
Harapkan ‘Pondasi Kokoh’ di New York
Menurut Liz dan Debbie, tidak sulit mengenalkan ice cream cita rasa Asia kepada masyarakat New York.
“Ada populasi warga Amerika keturunan Asia yang besar di New York,” kata Debbie.
“Orang-orang di New York juga lebih terbuka mencoba rasa baru, karena New York sendiri punya banyak dan beragam pilihan kuliner.”
Liz dan Debbie berharap punya pondasi kokoh di pasar kota New York untuk setahun ke depan, dan suatu saat bisa masuk toko supermarket besar di Amerika Serikat.
“Kami juga sedang berusaha bisa masuk ke aplikasi antar makanan,” tambah Liz. “Jadi itu salah satu hal yang sedang kami usahakan.” (M1-VOA/np/dw)***
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.