Halal Bike Halal, Hajat Rutin Pesepeda Bandung Raya
HALAL bike Halal (HBH) merupakan gerakan bersepeda pasca Idulfitri yang sejak dulu dilaksanakan oleh komunitas sepeda, individu, atau pihak yang mendukung kegiatan bersepeda. Namun beberapa tahun ke belakang tidak hanya dilakukan oleh satu komunitas tapi melibatkan lintas komunitas, salah satunya pesepeda se-Bandung Raya.
HBH yang rutin diselenggarakan pesepeda lintas komunitas se-Bandung Raya kini memasuki tahun ke empat. Pada HBH pertama tahun 2023 di selenggarakan di Taman Musik, Jalan Belitung, Kota Bandung, dihadiri hampir 700 pesepeda dari sekitar 84 komunitas dan Didi Ruswandi, Kepala Dinas (Kadis) SDABM selaku pembuka dan pemberi sambutan. Simak: https://metrum.co.id/berbagi-ke-bike-an-di-halal-bike-halal-pesepeda-se-bandung-raya/
Meski terkendala kapasitas tempat, HBH kedua pada 2024 tetap berlangsung meriah. Digelar di Rumah Mode, acara ini diikuti sekitar 400 pesepeda dari 70 komunitas dan turut dihadiri Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan. Pelaksanaannya bertepatan dengan momentum Hari Kartini, sehingga banyak pesepeda perempuan tampil mengenakan kebaya atau busana tradisional. Simak: https://metrum.co.id/halal-bike-halal-2024-gerakan-persaudaraan-pesepeda-se-bandung-raya/
Dengan dihadiri kurang lebih 800 pesepeda dari 70 komunitas, HBH ketiga tahun 2025 semakin meriah, digelar di Cihampelas Walk. Didi Ruswandi kembali hadir mewakili pemerintah. Lebih serunya karena menghadirkan Agent’PAB. https://metrum.co.id/pab-komunitas-pesepeda-yang-terjun-ke-dunia-musik/
Halal Bike Halal #4 2026
Penulis selalu berkesempatan hadir di kegiatan Halal Bike Halal. HBH #1 sebagai nara sumber, HBH #2 dan HBH #3 sebagai undangan, dan di HBH #4 kali ini hadir selain undangan juga meliput kegiatan mewakili Metrum sebagai salah satu media partner.
HBH #4 digelar pada Minggu, 5 April 2026 di Tenth Avenue, Jalan Soekarno Hatta No. 526, dengan partisipasi sekitar 700 pesepeda dari 74 komunitas. Acara ini turut dimeriahkan penampilan band Walki Talki—dengan salah satu personelnya, Adriana (Coflying), yang juga pegiat sepeda—serta Mang Kosim Band yang beberapa anggotanya merupakan bagian dari panitia HBH.
Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya, HBH kali ini menghadirkan sesi gobar. Hal tersebut disampaikan Ketua Pelaksana HBH #4, Irsan Budi Puyi—yang akrab disapa Om Puyi—dalam wawancara di lokasi saat sesi cek sound.
Budi Puyi menjelaskan, secara konsep acara tidak banyak berubah—tetap ada tausiah, musofahah atau saling bersalaman, bazar, hiburan, serta pembagian hadiah. Namun, kali ini ditambahkan agenda gowes bersama dengan dua titik kumpul di Tegalega dan Taman Vanda, meski banyak peserta memilih langsung bersepeda dari rumah atau basecamp komunitas masing-masing.
“HBH ini berawal dari obrolan santai para pegiat sepeda lintas komunitas. Konsepnya sederhana, tapi selalu mendapat dukungan luas dan justru makin membangkitkan semangat serta antusiasme komunitas untuk ikut terlibat. Ditambah lagi kekompakan panitia yang terus solid dan bahu-membahu agar acara berjalan sukses dan lancar,” ujar Puyi.
Puyi menambahkan, ke depan HBH diharapkan bisa berkembang lebih luas. “Sesuai arahan Pak Didi Ruswandi di HBH #3, cakupannya tidak hanya Bandung Raya, tapi bisa merambah Priangan Timur bahkan seluruh Jawa Barat,” imbuhnya.

“HBH dari tahun ke tahun semakin semarak. Harapannya kegiatan ini bisa terus rutin digelar agar komunitas pesepeda Bandung Raya tetap solid dan kompak,” ujar Elyya, yang dikenal enerjik dan gesit sebagai penanggung jawab pencarian sponsor dengan jaringan luas, baik ke pemerintah maupun pelaku usaha.
Dalam sambutannya, Tedy Rusmawan mengungkapkan rasa bangga dan bahagia atas terselenggaranya HBH yang melibatkan lintas komunitas sepeda se-Bandung Raya. Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus digelar secara rutin setiap tahun agar para pesepeda tetap solid dan bersatu.
Di sisi lain, pihak Tenth Avenue menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin dan berharap hubungan baik tersebut dapat terus berlanjut. Sementara itu, dalam tausiahnya, Ustaz Yusman Primadi menekankan pentingnya silaturahmi serta manfaat yang dapat dirasakan dari menjalin kebersamaan.
Penulis turut mewawancarai dua peserta HBH #4 mengenai kesan dan harapan mereka terhadap kegiatan rutin tersebut. Keduanya diketahui telah konsisten mengikuti HBH sejak edisi pertama.
“Alhamdulillah, HBH jadi momen bagi para goweser se-Bandung Raya untuk bersilaturahmi usai Lebaran. Acaranya cukup berkesan, semoga panitia tetap solid dan ke depan bisa dibuat lebih meriah lagi,” ujar Neng Yus dari komunitas Delima (Di Atas Lima Puluh Tahun), yang beranggotakan dua orang dan rutin bersepeda setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu.
“Alhamdulillah kami selalu hadir di HBH. Kesannya cukup baik karena bisa silaturahmi dengan pesepeda lainnya. Semoga kedepannya semakin lebih baik lagi dari mulai kepanitian, lokasi kegiatan, dan acaranya,” kata Nana, ketua De’Ballads BII Gedebage yang dalam waktu terdekat mempunyai agenda gowes ke Jogja.
Kepanitian HBH
Kepanitian HBH dari pertama hingga ke empat memang sebagian besar adalah orang yang sama, namun beberapa bergiliran peran, terutama koordinator atau ketua panitia. Mereka merupakan perwakilan dari lintas komunitas:
- Koordinator Tim: Irsan Budi Puyi (Braders),
- Sekretaris: Risnawati (Gemesquade)
- Bendahara: Yani (Libass)
- Acara: Octa Djoel (Troy Bray) dan Aris Ynanto (FBI)
- Koordinator Sponsor: Hj. Ellya SPh (Pembina GPS), Ketua HBH #3
- Konsumsi: Risnawati dan Yani
- Logistik & Keamanan: Dicky Dolay (Libass) dan Teten Erwin (GMB)
- Registrasi: Yanti Rosniani (WCC)
- Poster & Desain: Gingin Ginanjar (Harobike Ekstrim)
- Marchandise/Hadiah: Yadi Riyadi (FBI) dan Suyanto S. Yuniardi (Libass), Ketua HBH #2
- Koordinator Marshall: Bernard (Laux), Ketua HBH #1 dan Asep Dack (DCI)
- Publikasi/Dokumentasi: Agus Septian H (Sociabike) dan Dedi Supriyadi (BOS Bandung)
Saat bergerak, mereka menyatu dalam tim pelaksana HBH pesepeda Bandung Raya yang dikenal solid, penuh semangat, dan tak kenal lelah meski dihadapkan pada berbagai dinamika kepanitiaan.
Penulis juga melihat langsung bagaimana mereka saling bahu-membahu, mulai dari tahap perencanaan, rapat-rapat, persiapan hingga pelaksanaan. Bahkan, menjelang hari H mereka sudah berada di lokasi sejak sore hingga larut malam. Semua kerja keras itu berbuah manis dengan terselenggaranya acara secara sukses dan lancar. Salut untuk panitia—semoga selalu sehat dan tetap bersemangat.
Hayu #biketokamanawae, setidaknya untuk jarak dekat, tetap bersepeda secara bijak, tertib, dan beretika karena bersepeda membawa kebaikan. Salam boseh dan go green! (Cucu Hambali, “Bersepeda itu Baik /Beib”, Spirit membangun budaya bersepeda)***
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.