Ilmu Komunikasi FISIP Unla Resmi Raih Akreditasi UNGGUL!
Kukuhkan Posisi sebagai Kampus Komunikasi Berdaya Saing
KOTA BANDUNG (METRUM) – Program Studi Ilmu Komunikasi Program Sarjana (S1) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Langlangbuana (Unla) Bandung resmi meraih predikat Akreditasi UNGGUL dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Capaian bergengsi tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan pendidikan tinggi Unla sekaligus mempertegas kualitas akademik kampus di tengah persaingan perguruan tinggi nasional.
Predikat tertinggi itu ditetapkan melalui Surat Keputusan Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT Nomor 6601/SK/BAN-PT/Ak/S/V/2026 yang diterbitkan di Jakarta pada 18 Mei 2026. Status akreditasi berlaku selama lima tahun hingga 18 Mei 2031.
Raihan akreditasi UNGGUL bukan sekadar simbol administratif, tetapi menjadi indikator kuat bahwa tata kelola akademik, kualitas pembelajaran, sumber daya dosen, penelitian, pengabdian masyarakat, hingga luaran lulusan Prodi Ilmu Komunikasi Unla telah memenuhi standar mutu pendidikan tinggi tertinggi di Indonesia.
Lebih dari itu, sertifikat BAN-PT juga memuat logo AQAF Compliance (ASEAN Quality Assurance Framework). Hal tersebut menandakan sistem penjaminan mutu yang diterapkan Ilmu Komunikasi Unla telah selaras dengan standar kualitas pendidikan tinggi tingkat Asia Tenggara.
Capaian tersebut sekaligus memperkuat posisi Unla sebagai salah satu perguruan tinggi swasta di Jawa Barat yang terus menunjukkan peningkatan kualitas akademik secara konsisten, khususnya dalam bidang ilmu komunikasi yang kini menghadapi tantangan besar di era transformasi digital dan konvergensi media.

Predikat UNGGUL diraih melalui proses asesmen ketat BAN-PT yang mencakup evaluasi kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE), kualitas penelitian dosen dan mahasiswa, kerja sama institusi, hingga kesiapan lulusan menghadapi dunia industri dan ekosistem media digital.
Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Unla, Rodhiat Fajar Salim menyebut raihan Akreditasi UNGGUL menjadi momentum penting untuk memperkuat kualitas pendidikan komunikasi yang relevan dengan kebutuhan industri media dan perkembangan teknologi digital saat ini.
“Predikat UNGGUL ini bukan akhir, tetapi awal untuk terus meningkatkan kualitas akademik, riset, dan kolaborasi industri. Kami ingin Ilmu Komunikasi Unla menjadi ruang lahirnya insan komunikasi yang adaptif, kreatif, kritis, dan mampu bersaing tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional,” ujar Fajar.
Keberhasilan ini juga menjadi buah dari kolaborasi dan komitmen seluruh sivitas akademika Unla, mulai dari jajaran pimpinan universitas, fakultas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa hingga alumni yang terus menjaga budaya mutu di lingkungan kampus.
Dengan status baru tersebut, Prodi Ilmu Komunikasi Unla kini semakin percaya diri memperluas jejaring akademik, industri kreatif, media massa, hingga kolaborasi internasional guna mencetak lulusan yang adaptif, inovatif, dan kompetitif.
Di tengah derasnya arus digitalisasi dan perubahan lanskap komunikasi global, Prodi Ilmu Komunikasi Unla diproyeksikan menjadi salah satu pusat pengembangan pendidikan komunikasi yang mampu melahirkan praktisi media, humas, content creator, peneliti, hingga akademisi yang relevan dengan kebutuhan industri masa depan. (M1)***
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.