METRUM
Jelajah Komunitas

Penyebab Seseorang Menjadi Kidal

PERNAH melihat orang kidal di sekitar Anda? Orang kidal tidak hanya menggunakan tangan kiri untuk makan dan menulis. Mereka juga mengunyah di rahang sebelah kiri.

Anda juga pasti bertanya-tanya, apa yang menyebabkan mereka bisa menjadi kidal? Apakah otak bertanggung jawab untuk menentukan tangan mana yang kita inginkan untuk digunakan?

Selama bertahun-tahun, ada beberapa teori yang mengemukakan mengapa seseorang lebih menggunakan tangan sebelah kanan atau kiri.

Dilansir dari MedicalDaily, kecenderungan seseorang menggunakan tangan kanan atau kiri sudah berkembang di rahim pada minggu kedelapan kehamilan. Berdasarkan laporan USG, janin akan menggunakan jarinya untuk menghisap jempol dengan salah satu tangannya, dimulai dari minggu ketiga belas kehamilan.

Tim peneliti dari Belanda, Inggris, dan Tiongkok mengidentifikasi jika seseorang bisa menjadi kidal karena saraf di sumsum tulang belakang. Temuan itu membantah teori sebelumnya yang mengemukakan otak yang bertanggung jawab atas kidalnya seseorang.

Pada awalnya, peneliti mengasumsikan jika korteks motorik pada otak yang mengirim sinyal ke sumsum tulang belakang untuk menggerakan lengan dan kaki. Tetapi ketika peneliti mengamati perkembangan janin di dalam rahim, mereka mengakui korteks motorik belum terhubung ke sumsum tulang belakang pada usia kehamilan delapan minggu.

“Ini tampaknya logis karena banyak serabut saraf menyeberang dari satu sisi ke sisi lain pada batas antara otak belakang dan sumsum tulang belakang,” jelas Carolien de Kovel, penulis utama studi dan peneliti di Max Plank Institute for Psycholinguistics.

Peneliti menyimpulkan jika penyebab kidalnya seseorang juga bisa dipengaruhi oleh lingkungan, yang berpengaruh pada perkembangan bayi. (M1)***

komentar

BACA JUGA:  Pengeluaran Iklan Indonesia Meningkat, Televisi Mendominasi dengan 72%
Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.