Prisma Daring Hadir, Kolaborasi UBJ–Bimbel Star Ubah Wajah Olimpiade Akademik
Digitalisasi Olimpiade Sains, Usung Sistem Anti Curang
CIREBON (METRUM) – Dunia pendidikan kembali mencatat terobosan digital melalui peluncuran aplikasi Olimpiade Prisma Daring, sebuah platform kompetisi akademik berbasis teknologi hasil kolaborasi antara Tri Ginanjar Laksana dari Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (UBJ) dan lembaga Bimbel Star. Inovasi ini diperkenalkan sebagai upaya menghadirkan sistem olimpiade yang lebih efisien, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan digital.
Aplikasi Prisma Daring dirancang tidak hanya sebagai media ujian, tetapi juga solusi atas berbagai kendala lomba konvensional, mulai dari keterbatasan logistik hingga isu transparansi penilaian. Dengan arsitektur sistem yang kuat, platform ini mampu menampung peserta dalam jumlah besar secara bersamaan tanpa gangguan teknis.
“Kami merancang Prisma Daring dengan arsitektur yang kuat agar mampu menangani lonjakan trafik peserta secara simultan tanpa hambatan. Fokus utama kami adalah user experience yang mudah digunakan, sekaligus sistem keamanan yang ketat,” ujar Tri Ginanjar.
Dari sisi penyelenggara, Owner Bimbel Star, Elfa Syahara, menilai kolaborasi ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas kompetisi akademik sekaligus mendorong siswa lebih siap menghadapi era digital.

“Kolaborasi ini membawa siswa ke level digital yang lebih tinggi. Ke depan, Olimpiade Prisma Daring bukan hanya ajang kompetisi, tapi juga instrumen evaluasi pembelajaran yang akurat,” ujarnya.
Dalam implementasinya, panitia menetapkan standar operasional ketat, mulai dari etika peserta hingga persyaratan teknis seperti penggunaan perangkat digital dan koneksi internet stabil. Sistem penilaian juga dirancang berbasis integritas, tanpa pengurangan nilai untuk jawaban salah, serta mempertimbangkan kecepatan pengerjaan sebagai penentu jika terjadi skor imbang.
Durasi pengerjaan ditetapkan selama 60 menit dengan sistem timer otomatis, memastikan proses berjalan objektif dan terukur.
Sebagai bentuk apresiasi, para pemenang mendapatkan trofi, sertifikat berbarcode sebagai bukti keaslian digital, serta hadiah lainnya. Kompetisi ini diikuti oleh siswa dari berbagai unit Bimbel Star dan menghasilkan sejumlah juara dengan capaian prestasi yang menonjol.
Kolaborasi antara akademisi dan lembaga pendidikan ini diharapkan menjadi pemicu bagi institusi lain untuk terus berinovasi, sekaligus memperkuat ekosistem pendidikan berbasis teknologi di Indonesia. (M1)***
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.