DI tengah meningkatnya antusiasme masyarakat menyambut libur panjang, para ahli kesehatan mengingatkan agar tetap waspada terhadap ancaman gigitan nyamuk yang semakin aktif seiring naiknya suhu udara.
Gigitan nyamuk bukan hanya mengganggu kenyamanan saat beraktivitas di luar ruangan, tetapi juga berisiko menularkan penyakit serius seperti demam berdarah. Pencegahan utamanya ternyata berkaitan dengan cara mengelola keringat dan pemilihan warna pakaian.
Dokter kulit Song Feng-yi menjelaskan, nyamuk tertarik pada beberapa faktor, seperti suhu tubuh yang meningkat, emisi karbon dioksida, serta bau metabolit dalam keringat, termasuk asam laktat. Karena itu, orang yang baru selesai berolahraga, ibu hamil, dan anak-anak cenderung lebih rentan menjadi sasaran.
Selain faktor tubuh, warna pakaian juga berperan penting. Nyamuk diketahui lebih tertarik pada warna gelap. Oleh sebab itu, penggunaan pakaian hitam atau biru tua sebaiknya dihindari saat beraktivitas di luar ruangan, terutama di area yang banyak terdapat nyamuk.
Penggunaan obat antinyamuk (repelan) pun harus dilakukan dengan benar agar efektif. Para ahli menyarankan agar repelan diaplikasikan secara merata pada seluruh bagian kulit yang terbuka dan diulang setelah tubuh banyak berkeringat.
Untuk area wajah, repelan sebaiknya tidak langsung disemprotkan. Disarankan menyemprotkan cairan ke telapak tangan terlebih dahulu, lalu mengusapkannya perlahan ke wajah guna menghindari iritasi atau terhirup ke saluran pernapasan.
Jika gigitan sudah terjadi, penting untuk tidak menggaruknya secara berlebihan karena berpotensi memicu infeksi sekunder, seperti selulitis. Mengompres area yang gatal dengan air dingin dapat membantu meredakan rasa gatal dan pembengkakan. Namun, apabila kemerahan dan bengkak meluas dengan cepat disertai nyeri hebat atau demam, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan.
Dengan menerapkan perlindungan fisik, menjaga kebersihan lingkungan, serta melakukan penanganan yang tepat, masyarakat tetap dapat menikmati liburan tanpa terganggu masalah gigitan nyamuk. (M1-RTI)***
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.