METRUM
Jelajah Komunitas

Sambut Pemimpin Baru Bandung, DPRD Ajak Warga Dukung dan Bersinergi

KOTA BANDUNG (METRUM) – Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi, menyampaikan tanggapannya setelah Rapat Paripurna pasca dilantiknya Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung Periode 2025-2030. Dalam kesempatan tersebut, ia menyoroti pidato pertama Wali Kota Bandung yang telah disampaikan di forum tersebut.

Dalam pidato yang disampaikan, Asep dari DPRD Kota Bandung mengungkapkan harapan besar terhadap wali kota terpilih. Ia menyatakan bahwa wali kota telah menjelaskan beberapa program yang akan dilaksanakan dalam lima tahun ke depan. Asep berharap masyarakat Kota Bandung memberikan kesempatan kepada wali kota dan wakil wali kota periode 2025-2030 untuk bekerja dan mewujudkan visi yang telah disampaikan.

“Kita semua akan bersama-sama memantau pelaksanaan program tersebut. Semoga semua yang diungkapkan dalam pidato pertama wali kota dapat direalisasikan, sehingga masyarakat Kota Bandung dapat merasakan manfaatnya,” tambahnya.

Asep Mulyadi juga menyoroti pertumbuhan populasi yang pesat di Kota Bandung dan menekankan beberapa aspek penting yang perlu diperhatikan dalam pembangunan kota. Beberapa fokus utama DPRD meliputi:

  1. Lingkungan, terutama dalam pengelolaan sampah dan mitigasi banjir.
  2. Infrastruktur, dengan perhatian khusus pada penanganan kemacetan di Kota Bandung.

“Isu lingkungan dan infrastruktur harus menjadi prioritas dalam pembangunan Kota Bandung ke depan,” tutupnya.

Dalam pidato pertamanya, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, memaparkan sejumlah program prioritas yang akan dilaksanakan selama lima tahun ke depan, termasuk pemajuan kebudayaan, transformasi kesehatan, penanggulangan kemiskinan, pengembangan koperasi, UMKM, dan ekonomi kreatif. Selain itu, Farhan juga menekankan pentingnya peningkatan infrastruktur, pengelolaan tata kota, pembangunan pariwisata berbasis sejarah dan budaya, pengoptimalan pajak dan retribusi daerah, program smart parking, serta pengelolaan sampah.

Farhan menargetkan peningkatan APBD Kota Bandung hingga Rp10 triliun pada tahun 2027 dengan mengoptimalkan pendapatan daerah. Mengenai masalah sampah dan kemacetan yang dihadapi Kota Bandung, Farhan menekankan perlunya pengelolaan sampah yang lebih efektif dan pengembangan sistem transportasi.

BACA JUGA:  Tingkat Kematian Anak Indonesia Akibat Covid-19 Tertinggi di ASEAN

Di akhir pidatonya, Farhan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dalam membangun Kota Bandung. “Keberhasilan pembangunan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, kita dapat menghadapi berbagai tantangan dan menjadikan Bandung kota yang lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, juga menyampaikan rasa terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD serta masyarakat atas dukungan yang diberikan. Ia mengapresiasi A. Koswara yang telah menjalankan tugas sebagai Penjabat Wali Kota Bandung dengan baik.

“Kami berdua hadir di sini dengan tekad kuat untuk bekerja setiap hari, bukan hanya dalam 100 hari pertama, tetapi selama lima tahun penuh. Kami akan melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk ulama, akademisi, dunia usaha, dan komunitas lokal dalam berbagai program pembangunan,” kata Erwin.

Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, keduanya optimis dapat membawa Bandung menjadi kota yang Unggul, Terbuka, Amanah, Maju, dan Agamis, sesuai dengan visi Bandung Utama. (M1)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.