Turnamen Usia Muda Jadi Arena Cari Bibit Baru Persib Bandung
KOTA BANDUNG (METRUM) – Penutupan Liga Jabar Istimewa Piala Wali Kota Bandung 2026 menjadi tonggak penting dalam penguatan pembinaan sepak bola usia muda di Kota Bandung.
Turnamen sepak bola usia dini di Kota Bandung tak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga dimanfaatkan sebagai wadah pencarian bakat pemain muda potensial untuk masa depan Persib Bandung.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan pentingnya pembinaan jangka panjang guna melahirkan generasi baru pemain Persib asli Kota Bandung.
“Catat tanggal 17 Mei 2026 ini. Sepuluh tahun lagi dari tempat ini harus lahir pemain-pemain Persib,” ujar Farhan saat menghadiri kompetisi di Mengger Soccer, Minggu (17/5/2026).
Farhan meminta para pemain muda fokus menjalani proses latihan dan tidak terpaku pada hasil instan. Menurutnya, usia anak hingga 18 tahun menjadi fase penting dalam pembentukan teknik dasar dan kekuatan fisik pemain.
Ia juga menekankan pentingnya sistem pendidikan dan pelatihan (diklat) dalam pembinaan sepak bola usia dini. Menurut Farhan, kejayaan Persib pada masa lalu lahir dari pembinaan yang kuat dan terstruktur.
“Diklat adalah kunci. Latihan yang baik dan benar akan menentukan masa depan pemain,” katanya.
Farhan turut mengapresiasi Askot PSSI Kota Bandung, para pelatih, legenda sepak bola, klub pembina, hingga orang tua yang terus mendukung perkembangan sepak bola usia muda di Kota Bandung.
Sementara itu, Ketua Panitia Liga Jabar Istimewa, Laga Sudarmaji mengatakan turnamen tersebut telah menjaring sejumlah talenta potensial dari berbagai kelompok usia.
Menurutnya, enam tim terbaik pada Piala Wali Kota Bandung akan melaju ke tingkat regional. Untuk kategori usia 12 tahun, tim terpilih akan mengikuti kompetisi nasional di Jakarta dan berpeluang tampil di Jepang jika sukses menjadi juara nasional.
“Talent scouting sudah dilakukan dan beberapa nama pemain potensial sudah kami siapkan untuk pembinaan lanjutan,” ujar Laga.
Selain kelompok usia 12 tahun, kategori usia 10 tahun juga diproyeksikan tampil di kompetisi nasional hingga internasional. Sebelumnya, tim usia 10 dan 12 tahun asal Kota Bandung pernah menorehkan prestasi juara dalam turnamen di Malaysia.
Laga menambahkan, sesuai arahan Wali Kota Bandung, pembinaan usia dini akan diperkuat melalui program diklat bagi pemain usia 8 hingga 13 tahun. Pemain terbaik nantinya dipersiapkan menuju jenjang pembinaan tim muda Persib.
“Tujuannya supaya Kota Bandung terus memiliki regenerasi pemain berkualitas,” tuturnya. (M1)***
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.