METRUM
Jelajah Komunitas

Workshop Penyiar Lanjutan bersama Amaranoeva

KOMUNITAS (Re)aksi Remaja bersama Metrum Radio kembali mengadakan workshop penyiar lanjutan pada Sabtu, 3 Oktober 2020. Pemateri workshop adalah Amaranoeva dan acara ini dihadiri sepuluh orang peserta.

Perbincangan workshop diawali narasumber Amarnoeva yang menyampaikan tips tentang suara pada saat melakukan siaran. Ketika kita mulai berbicara di awal siaran, lalu terasa masih kaku dan masih gugup, sehingga bawaannya terlihat serius maka lakukan smiling voice, yaitu berbicara sambil tersenyum sehingga suara yang dihasilan akan terdengar lebih nyaman bagi pendengar maupun si penyiar itu sendiri.

Kemudian ketika penyebutan diri dengan kata saya terasa kaku, boleh diganti dengan kata aku, atau nama sendiri. Contohnya, “Zulfan akan membahas…” atau “Aku mau cerita tentang…”.

Selain itu, pada saat opening harus ada punchline untuk memperkenalkan diri dan topik yang akan dibahas. Contohnya “Aku dan Chiwa… —perkenalkan topik serta narasumber ke pendengar–” atau bisa dilakukan ketika sudah naik satu lagu, maka bisa mulai memperkenalkan narasumbernya.

(Dok. Metrum).*

Untuk punchline di akhir segmen sebelum lagu contohnya bisa seperti ini: “Jangan kemana-mana, tetap di…”, sedangkan untuk punchline saat opening dan disambungkan ke lagu, contohnya “Hi Metronom, kembali lagi di Metrum Radio. Kamu bakal dengerin salah satu lagu dari…”

“Untuk siaran interview harus well prepared narasumber dan pembahasannya. Cari tahu informasi-informasi mengenai narasumbernya supaya tidak bingung dan kaku pada saat siaran berlangsung. Selain itu, alangkah baiknya sebelum taping, skrip dibaca terlebih dahulu sampai tuntas dan disimak sebaik mungkin,” ujar Ama, nama kecil Amaranoeva.

Ama juga menjelaskan, saat memberikan pertanyaan, gali lebih dalam baik itu pertanyaan pribadi atau hal-hal yang bersangkutan dengan tema yang dibahas dengan menggunakan pertanyaaan dasar sesuai kaidah jurnalistik, yakni 5W+1H. Who (Siapa), What (apa), When (kapan), Where (Dimana), Why (mengapa), dan How (Bagaimana). Yang tentu hal itu sudah tidak asing di telinga dan mata saat membacanya.

(Dok. Metrum).*

“Untuk memotong pembicaraan narasumber karena terlalu panjang dan sudah melebihi batas waktu yang sudah ditentukan, boleh dilakukan dengan cara mengatakan “Oke bu, oke pak.” Langsung di cut saja dan dapat dilanjutkan ke lagu berikutnya,” tukas Ama memberi tips dan trik kepada peserta workshop.

Setelah pemaparan materi dari narasumber workshop, peserta yang hadir diminta untuk mempraktikkan siaran dengan contoh dua host dan narasumber. Pada bagian pertama, Zulfan dan Agustina sebagai host dan Erdy sebagai narasumber. Pada bagian kedua, Sapitri dan Wina sebagai host dan Rhaka sebagai narasumbernya. Dan di akhir sesi pelatihan, Amaranoeva mempraktikkan cara mewawancarai narasumber dengan berbincang langsung dengan Mak Uwie dari Metrum Radio mengenai Komunitas Sepeda Nu Gareulis Ngagowes/NGN. (Sapitri Sri Mustari)***

Workshop penyiar lanjutan pada Sabtu, 3 Oktober 2020 dengan pemateri Amaranoeva.*

komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: