METRUM
Jelajah Komunitas

Kick-Off Radio Ekraf di Bandung, Radio Ditegaskan Tetap Relevan dan Jadi Penopang Ketahanan Nasional

KOTA BANDUNG (METRUM) – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menekankan bahwa radio tetap memegang peran penting dan strategis meski berada di tengah pesatnya perkembangan platform digital.

Pernyataan tersebut disampaikan saat Kick-Off Radio Ekraf di Cihampelas Walk, Kota Bandung, 8 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Ekonomi Kreatif dalam memperkuat ekosistem penyiaran sebagai ruang tumbuh bagi pelaku kreatif di daerah.

Deputi bidang terkait, Irene, mengungkapkan jumlah pendengar radio di Indonesia masih mencapai sekitar 25 juta orang. Hal ini menunjukkan radio tetap relevan, tidak hanya sebagai sarana hiburan, tetapi juga medium komunikasi publik yang berperan dalam menjaga ketahanan nasional. Sejak proklamasi kemerdekaan hingga kondisi darurat saat listrik dan internet terganggu, radio dinilai tetap menjadi alat komunikasi yang paling andal.

Ia menambahkan, radio juga kerap menjadi titik awal lahirnya talenta kreatif dan figur publik nasional. Bandung dipilih sebagai lokasi roadshow karena dikenal memiliki sejarah panjang penyiaran serta ekosistem kreatif yang kuat dan produktif melahirkan berbagai talenta. Pemerintah pun menegaskan komitmen agar pengembangan kreativitas tidak terpusat di Jakarta saja.

Sementara itu, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menilai radio telah menjadi bagian penting industri kreatif kota sejak puluhan tahun lalu. Sejumlah stasiun radio legendaris di Bandung menjadi ruang ekspresi komunitas sekaligus melahirkan talenta di bidang penyiaran, manajemen, pemasaran, hingga karya kreatif lainnya sejak era 1970-an.

Menurut Farhan, agar tetap relevan di era digital, radio perlu berkonvergensi dengan platform digital tanpa kehilangan karakter sebagai media yang tangguh dan memiliki daya tahan tinggi. Ia juga menekankan pentingnya menjaga frekuensi radio sebagai bagian dari ketahanan nasional, terutama dalam situasi krisis ketika radio efektif menyampaikan informasi yang menenangkan serta menangkal disinformasi.

BACA JUGA:  Jelang Lebaran, Jalur Keluar Tol Gedebage Siap Diujicoba

Ia mencontohkan pemanfaatan radio oleh Pemerintah Kota Bandung bersama aparat saat terjadi gangguan keamanan pada Agustus lalu. Radio digunakan sebagai saluran komunikasi publik untuk meredam provokasi dan menjaga stabilitas informasi di tengah masyarakat. (M1)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.