METRUM
Jelajah Komunitas

Komunitas Sepeda Topass Bogor

BERDIRI pada 05 Oktober 1993 diawali segelintir penikmat sepeda di pagi hari yang biasa mengitari seputaran Kebun Raya Bogor. Dari sekadar bertemu dan ngobrol-ngobrol dan kenalan maka menjadi pembiasaan bertemu di tempat yang sama untuk bareng-bareng bersepeda. Pada saat itu, bersepeda belum sepopuler sekarang. Pesepeda masih dilirik sebelah mata oleh masyarakat, apalagi booming sepeda motor yang melanda Indonesia dengan sikap hedonisnya banyak yang meninggalkan sarana transportasi bermodalkan dengkul ini.

cropped-cropped-topassnewLogo TOPASS, baru 2015. Fresh & Dinamic Look

Di Kota Bogor, pada tahun 90an berdiri klub pesepeda ROTARI, namun klub ini tidak bertahan lama, karena komunitas ini pecah. Beberapa anggota ROTARI yang sudah tidak tergabung lagi berinisiatif mendirikan klub sepeda baru. Dari bersepeda setiap hari Ahad mengitari seputaran Kebun Raya Bogor bersama sohib-sohib penggowes ini tercetuslah istilah TOPASS kepanjangan dari Tekun Olahraga Pasti Sehat Selalu, diketuai Bapak Didi S dengan pelindung saat itu  Kapolsekta Bogor Bapak Faisal R. Dan ketekunan olahraga bersepeda inilah kemudian melegendakan nama komunitas ini sampai sekarang. TOPASS hanyalah sebuah nama, dengan kepanjangan apapun ia memberikan image sebagai sebuah komunitas bersepeda yang ramah tanpa batas.

Topasssatu.jpg

TOPASS bisa kepanjangan dari Tekun Olahraga Pakai Sepeda dan sejumlah kepanjangan dengan improvisasi yang positif unik dan lucu-lucuan. Yang penting keep smile!

Perjalanan TOPASS, tetap dengan visi awal yaitu untuk membentuk manusia yang sehat baik jasmani maupun rohani. Bersepeda merupakan sarana menuju sehat tersebut.

Bahkan secara globalnya bersepeda merupakan suatu bentuk nyata penyelamatan bumi dari kondisi Global Warming yang diakibatkan oleh kegiatan manusia yang tidak bertanggungjawab. Merujuk kepada UUD Kesehatan No. 23 Tahun 1992, Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif. Visi Misi utama adalah tejalinnya konsolidasi dan koordinasi anggota.

Seluruh kegiatan TOPASS selain merujuk kepada kesehatan jasmani juga rohani. Kegiatan menuju kesehatan jasmani melalui bersepeda dan kesehatan rohani melalui kegiatan keagamaan dan sosial dengan berlandaskan asas kekeluargaan yang merupakan ciri khas komunitas ini.

Karakteristik TOPASS

Keanggotaan TOPASS bersifat kekeluargaan, independent dan heterogen serta tidak eksklusif. Artinya setiap anggota TOPASS tidak terikat SARA (Suku Ras dan Agama) serta tidak terikat organisasi/partai/golongan politik apapun, juga daerah dan domisili serta pekerjaan.

Setiap anggota TOPASS bebas memilih prinsip hidupnya yang terutama adalah bagaimana setiap anggota TOPASS berguna dan bermamfaat bagi lingkungannya, dengan demikian dapat menjunjung tinggi nama baik dan kredibilitas TOPASS. Hal ini tercermin pula dari kaos jersey dengan aneka warna dan sepeda dari jenis apapun.

Program TOPASS

Jalinan shilaturahim dengan mengedepankan solidaritas (setia kawan), kebersamaan, menanamkan rasa simpati dan empati terhadap sesama merupakan sesuatu yang tidak terpisahkan dalam setiap jiwa anggota TOPASS. Hal ini merupakan cerminan dari filosofi bersepeda yang merupakan sarana menuju hidup yang lebih baik, yaitu kesehatan lahir dan batin.

Selanjutnya, ikut terlibat aktif dalam memasyarakatkan sepeda dan arti penting bersepeda bagi semua kalangan.  Sehingga masyarakat tertarik dan mencintai bersepeda sebagai life style dan urgent life.

Baik dijargonkan atau tidak, pesepeda telah secara pro aktif ikut terlibat dalam penyelamatan bumi dari kegiatan global warming yang dikhawatirkan banyak kalangan pecinta alam di seluruh dunia.  Bukan hanya wacana yang didengungkan dengan nyaringnya oleh sebagian kalangan di negeri ini tanpa tindakan nyata, dimana bersepeda hanya mengikuti mode sesaat tanpa kelanjutan berkesadaran yang kontinuitas. TOPASS mengajarkan, bersepedalah dalam setiap kesempatan kemanapun dan dimanapun.

Komunitas sepeda Topass memang sudah banyak anggotanya. Keanggotaan Topass ber­sifat kekeluarga­an, independen, heterogen, dan ti­dak eksklusif. Artinya, setiap ang­gota To­pass tidak terikat SARA (suku ras dan agama) serta tidak terikat organisasi/partai/golongan po­li­tik apa pun, juga daerah dan domisili serta pekerjaan.

Bagi pecinta gowes mari bergabung dengan TOPASS. Paling tidak setiap hari Ahad pagi di Lapangan Sempur Bogor, kita saling berbagi 4S (Sepedanya apa saja, Salamnya menurut agamanya, Sapanya bahasa apapun, Senyumnya kepada siapapun). Cycling for Better Life.***

komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: